Makkah, Arina.id — Memasuki hari ke-12 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2024, jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci menjadi 12 orang. Mayoritas dari mereka adalah jemaah lansia dengan risiko tinggi (risti).
Berdasarkan data realtime Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI yang diakses pada Jumat (24/5/2024) pukul 19.00 WAS, tercatat ada 12 jemaah haji Indonesia yang meninggal, terdiri 10 jemaah meninggal di Madinah dan 2 di Makkah. Dari total tersebut, 10 di antaranya adalah lansia (65 tahun ke atas).
Berikut daftar nama jamaah haji yang meninggal, beserta waktu, embarkasi (tempat pemberangkatan), dan tempat wafatnya.
- Upan Supian Anas (usia 71 meninggal di Madinah 12/5/2024) Kloter JKS 2 Embarkasi Jakarta-Bekasi
- Didi Rowadi (usia 69 meninggal di Madinah, 14/5/2024) Kloter JKS 3 Embarkasi Jakarta-Bekasi
- Yusman Irawan (usia 64 meninggal di Madinah, 14 /5/2024) Kloter PLM 2 Embarkasi Embarkasi Palembang
- Basirun Mangsuri Wirya Besari (usia 68 meninggal di Madinah, 16 /5/2024) SOC 14 Embarkasi Solo
- Toton Fatoni (usia 48 meninggal di Madinah, 19/5/2024) JKG 9 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede
- Sarip Hari Kharun (usia 68 meninggal di Madinah, 20/5/2024) JKS 16 Embarkasi Jakarta-Bekasi
- Imam Turmudi Abuyamin (usia 71 meninggal di Madinah, 19/5/2024) SUB-15 Embarkasi Surabaya
- San Muntani Mad Mirsad (usia 84 meninggal di Madinah, 19/5/2024) SOC-8 Embarkasi Solo
- Retnoyarni Syafei Adam (usia 60 meninggal di Madinah, 23 /5/2024) PDG-9 Embarkasi Padang
- Muslim Ismail (usia 50 meninggal di Makkah, 22/5/2024) PDG-1 Embarkasi Padang
- Sunarti Djoyo Kemis (usia 67 meninggal di Madinah, 23 /5/2024) BTH-7 Embarkasi Batam
- Enny Rodiyah Solichin (usia 68 meninggal di Makkah, 23/5/2024) JKG-2 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede
Wafat saat Thawaf
Muslim Ismail (50), jemaah haji asal Embarkasi Padang wafat pada pukul 06.18 WAS, Rabu 22 Mei 2024, di RS Azad Hospital Makkah Arab Saudi. Sebelumnya, Muslim terjatuh saat melaksanakan tawaf putaran ketujuh atau terakhir di Masjidil Haram pada pukul 04.00 WAS.
Menurut informasi dari Khalirurrahman, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) PPIH Arab Saudi, almarhum wafat setelah terjatuh saat melaksanakan putaran tawaf ketujuh atau terakhir. Tim kesehatan kloter dan tim emergency Masjidil Haram segera melakukan penanganan, namun almarhum tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.18 WAS di RS Azad Hospital.
"Kami atas nama PPIH Arab Saudi menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya almarhum. Insya Allah almarhum husnul khatimah dan diterima di sisi Allah SWT karena beliau telah menyelesaikan putaran tawaf yang terakhir," ujar Khalilurrahman, Jumat (24/5/2024).
PPIH Arab Saudi juga telah mendata almarhum untuk dimasukkan sebagai program badal haji. "Kami akan menyiapkan petugas dan menerbitkan sertifikat badal haji untuk almarhum, sehingga beliau tetap mendapatkan hak melaksanakan ibadah haji meskipun tidak dapat menyelesaikannya secara langsung," tambah Khalilurrahman.
Editor: Muhammad Zunus


