Dark
Light
Dark
Light

Israel Bombardir Gaza Palestina, 101 Meninggal Dunia hingga Sasar Rumah Sakit Indonesia

Israel Bombardir Gaza Palestina, 101 Meninggal Dunia hingga Sasar Rumah Sakit Indonesia

Arina.id. Israel Kembali melakukan bombardir terhadap wilayah Gaza, Palestina. Setidaknya 101 warga dilaporkan menjadi korban meninggal dunia akibat aksi Israel terbaru.

Berdasarkan pemberitaan Al-Jazeera pada Minggu, 18 Mei 2025, serangan Israel membikin 101 warga Palestina menjadi korban meninggal dunia.

Angka ini termasuk jumlah korban yang mencapai 36 orang di al-Mawasi. Padahal, Kawasan yang sama selama ini disebut-sebut sebagai zona aman.

Jabalia yang berada di wilayah utara Gaza juga menjadi salah satu sasaran serangan Israel yang terus melancarkan aksi di sepanjang Jalur Gaza.

Jika dirinci, jumlah 101 warga yang menjadi korban meninggal dunia itu terdiri dari 44 korban di Gaza selatan, 42 orang di utara, dan 15 orang sisanya berasal dari Gaza tengah.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Gaza, angka korban meninggal dunia akibat serangan brutal Israel selama pagi hari Minggu, 18 Mei 2025, sudah mencapai 97 warga.

Sumber yang sama merinci 45 warga Palestina meninggal di Kota Gaza dan wilayah utara Jalur Gaza.  

Sementara kabar terbaru menyebutkan Israel turut menargetkan Rumah Sakit Indonesia yang berada di wilayah Gaza utara sebagai salah satu sasarannya.

"Kepanikan dan kebingungan terjadi di antara pasien, korban luka, dan staf medis, sehingga menghambat penyediaan layanan kesehatan darurat," beber Kementerian Kesehatan Gaza.

Kantor berita Wafa turut mengabarkan pada Minggu, 18 Mei 2025, tentara pendudukan Israel mengepung Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara. Mereka menembakkan peluru tajam kepada orang-orang yang bergerak di dekat atau di dalam gedung RS tersebut.

Wafa juga menuliskan pesawat tak berawak alias drone Israel menargetkan unit perawatan intensif rumah sakit hingga melukai satu pasien di dekat fasilitas yang sama.

Tak hanya Rumah Sakit Indonesia, situasi persis juga dialami Rumah Sakit Al-Awda di Tel al-Zaatar, sebelah timur kamp pengungsi Jabalia di utara Gaza.


Editor: Abdul Fatah
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo