Jakarta, Arina.id—Jumat (5/9/2025) siang, terik panas Kemayoran terasa menyengat. Namun, di tengah riuh festival musik Pestapora, suasana tiba-tiba berganti khusyuk. Ratusan pengunjung yang sejak pagi larut dalam musik mendadak berbaris rapi, menunaikan Shalat Jumat di depan panggung utama.
Yang membuat momen ini semakin tak biasa: sang imam dan khatib adalah Raja Dangdut, Rhoma Irama. Sosok yang lebih sering tampil dengan gitar dan orkesnya itu berdiri tegak memimpin jamaah; panggung musik beralih menjadi mimbar Jumat.
Potongan video shalat Jumat di Pestapora sontak viral di media sosial. Banyak yang menyebut langkah ini “tabu tapi keren”—festival musik menyediakan ruang ibadah di tengah jadwal penuh konser. Komentar warganet pun bertebaran, dari “jamaah yang kalcer” hingga “hiburan plus pahala.”
Sehari sebelumnya, Rhoma sudah mengumumkan lewat Instagram bahwa ia akan memimpin shalat Jumat di lokasi.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya Rhoma Irama memberikan kabar bahwa insyaAllah Pestapora akan melaksanakan salat Jumat di area Pestapora dan yang akan bertindak sebagai imam dan khatib, insyaAllah saya sendiri,” ujar Rhoma Irama, dikutip Jumat 5 September 2025.
"Mari sama-sama kita laksanakan salat Jumat secara berjamaah," tambahnya.
Doa-doa baik juga dipanjatkan Rhoma untuk pemerintah Indonesia. Ia berharap pemerintah amanat dalam menjalankan tugas.
"Kami mendoakan para pemimpin kami, eksekutif, yudikatif, legislatif agar mereka benar-benar menjalankan tugasnya dengan penuh amanah sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945," ucap Rhoma.
Namun bukan hanya doa untuk negeri. Nama Affan Kurniawan—pengemudi ojol yang dilindas Brimob—juga hadir di panggung Pestapora. Ebiet G Ade, Iwan Fals, bersama Erwin Sabyan mengajak penonton hening sejenak.
"Mas, kita hari ini kita ada di panas-panas tapi kita memejamkan mata sekejap untuk kawan-kawan kita yang kemarin menjadi korban demonstran," Ebiet mengawali monolog dengan Erwin.
"Kita ikut prihatin terhadap korban dari Affan," imbuhnya.
"Mudah-mudahan ini awal dari cahaya baru buat kita yak. Bisa lebih jelas mana yang salah dan benar," timpal Erwin.
Festival musik yang digelar tiga hari, 5–7 September 2025 di Gambir Expo, Kemayoran, memang menghadirkan banyak kejutan. Dari Sheila On 7, Kangen Band, Yura Yunita, Iwan Fals, Siti Nurhaliza, hingga Efek Rumah Kaca dan Maliq & D’Essentials, panggung tak pernah sepi. Konsep “Bertukar Lagu” menambah unik suasana—musisi saling membawakan lagu musisi lain, menciptakan kolaborasi segar yang jarang ditemui di festival sejenis.
Pestapora 2025 pun akhirnya bukan sekadar perayaan musik. Ia menjadi ruang di mana panggung bisa berganti rupa: dari ajang hiburan massal, ke mimbar doa, hingga momen solidaritas untuk sesama.
Editor: Muhammad Zunus


