Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Sumatera Utara dan Jawa Barat pada Jumat (18/9/2026).
Prakirawan BMKG Alya Sausan mengatakan, sirkulasi siklonik yang terbentuk di Laut Cina Selatan dapat meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
“Potensi peningkatan hujan juga terdapat di sekitar Jawa Barat hingga Banten serta wilayah Papua bagian tengah dan perairan utara Papua,” ujar Alya dalam tayangan informasi cuaca BMKG yang berlaku untuk Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, peningkatan potensi hujan juga terjadi di Sumatera bagian utara hingga tengah, Laut Natuna Utara, serta Kalimantan bagian utara.
Selain hujan, BMKG juga mewaspadai peningkatan kecepatan angin permukaan di Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.
“Potensi angin kencang di wilayah perairan dapat meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah sekitarnya,” katanya.
Prakiraan Cuaca Kota Besar
Untuk wilayah barat Indonesia, BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, dan Samarinda.
Sementara itu, Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya berpotensi mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.
BMKG juga memprakirakan udara kabur di Banda Aceh, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Pontianak, dan Banjarmasin. Adapun Palangkaraya berpotensi mengalami asap atau kabut.
Untuk wilayah timur Indonesia, hujan ringan berpotensi terjadi di Palu, Mamuju, Manokwari, Nabire, dan Jayapura.
Kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Manado, Makassar, Jayawijaya, Kupang, Gorontalo, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, dan Merauke.
Sementara itu, Mataram berpotensi mengalami udara kabur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Editor: Kendi Setiawan


