Dark
Light
Dark
Light

Menhaj Percepat Pemeriksaan Istithaah Kesehatan untuk  Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat

Menhaj Percepat Pemeriksaan Istithaah Kesehatan untuk  Pastikan Jemaah Sehat dan Layak Berangkat

Jakarta, Arina.id–Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan percepatan proses istithaah menjadi kunci untuk memastikan seluruh tahapan pelunasan berjalan lancar, sekaligus menjaga standar kesehatan jemaah sesuai regulasi Indonesia dan ketentuan Pemerintah Arab Saudi.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah daerah yang mengalami perlambatan dalam pemeriksaan, sehingga berdampak pada proses pelunasan biaya haji. Karena itu ia menekankan pentingnya percepatan oleh seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. 

"Kami mendorong akselerasi percepatan, karena perlambatan pelunasan juga dipengaruhi perlambatan di Siskohatkes. Kami ingin memastikan seluruh sarana pemeriksaan di Indonesia berjalan dengan baik," ujar Wamenhaj Dahnil dikutip dari laman Kemenhaj.

Ia menambahkan bahwa percepatan tersebut membutuhkan dukungan dari Dinas Kesehatan di seluruh daerah. "Kami minta sinergi teman-teman Dinkes dan sarana pemeriksaannya bisa mempercepat prosesnya supaya pelunasan jemaah bisa segera dilakukan," katanya.

Wamenhaj menekankan bahwa ketatnya pemeriksaan bukan semata-mata administratif, tetapi merupakan bentuk kehati-hatian (prudent) petugas kesehatan, untuk memastikan hanya jemaah yang benar-benar sehat dan layak yang diberangkatkan. 

Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang disebutnya semakin ketat dalam memastikan jemaah haji memenuhi aspek istithaah kesehatan.

"Saudi bahkan mengultimatum, akan ada pemeriksaan acak saat di bandara nanti. Jika ditemukan jemaah yang tidak istithaah, mereka bisa langsung dipulangkan," tegasnya.

Menurutnya, praktik meloloskan jemaah yang sebetulnya tidak layak harus dihentikan karena justru akan menimbulkan masalah serius di Tanah Suci. 

"Kami berharap tidak ada lagi upaya meloloskan jemaah yang tidak istithaah. Jangan ada jemaah yang sebenarnya tidak siap secara kesehatan dipaksakan berangkat, karena itu akan menyulitkan mereka sendiri," jelas Dahnil.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo