Dark
Light
Dark
Light

Hari Amal Bakti Ke-78, Kemenag Gelar Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina

Hari Amal Bakti Ke-78, Kemenag Gelar Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina

Arina. id -- Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Ke-78 tahun 2024 ini, Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar serangkaian acara perayaan yang dimulai Selasa hingga Ahad, 2-7 Januari 2024. Acara pada hari pertama berupa ‘Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina’, diselenggarakan sebagai bentuk empati terhadap konflik yang masih berkecamuk di Gaza hingga saat ini.

Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina menghadirkan para sastrawan dan penyair terkemuka Tanah Air. Para penampil membawakan puisi indah dan menyentuh. Mereka adalah KH A Mustofa Bisri (Gus Mus), Sosiawan Leak, KH Zawawi Imron, Ine Febriyanti, Sutardji Calzoum Bcahri, Olivia Zalianty, Sastro Adi & NU Light Quartet, dan Deavies Sanggar Matahari.

Sementara itu, anak-anak perwakilan enam agama memanjatkan doa dan harapan untuk Palestina dari atas panggung. Mereka memohon dan meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar penderitaan rakyat Palestina segera berakhir.

"Lindungilah mereka semua dari petaka dan marabahaya. Selamatkan mereka semua dari kekerasan, pertikaian dan kebencian. Ya Tuhan, dengarkanlah keluh kesah kami anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Wiyangas hingga Rote. Ya Allah, ya Tuhan Kami kabulkanlah doa sederhana ini, doa-doa anak anak Indonesia untuk teman-teman kami yang ada di Palestina. Amin," tutur salah seorang anak dalam doanya.

Pluralitas menyatukan Indonesia
Ketua Panitia HAB Ke-78, Ahmad Zainul Hamdi dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementerian Agama adalah kementerian seluruh agama. Sebab, katanya, pluralitas agama mempersatukan masyarakat Indonesia atas satu nilai yang sama, yakni nilai kemanusiaan. Nilai itulah yang kemudian menjadi dasar Kemenag untuk mengadakan acara ‘Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina’.

"Karena pada akhirnya, kesakitan rakyat Palestina adalah kesakitan kesemuanya. Terusirnya rakyat Palestina adalah terusirnya kita semua. Seluruhnya karena dipersatukan oleh kemanusiaan," tuturnya ketika membuka acara itu di H Usmar Ismail Hall Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2024).

Pria yang akrab disapa Prof Inung itu juga menyampaikan bahwa malam tersebut merupakan malam yang istimewa bagi Kemenag. "Malam ini malam istimewa bagi Kementerian Agama, karena di malam hari ini adalah malam yang biasanya kita memanjatkan doa karena besok tanggal 3 Januari 2024 adalah HAB Kemenag," jelas Prof Inung.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Direktur PTKI itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan perhelatan tersebut.

"Izinkan saya sebagai ketua panitia atas nama pimpinan kami Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya atas kehadiran Bapak-Ibu sekalian dan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak yang membuat acara malam ini terselenggara,” ungkapnya.

Perhelatan ‘Untaian Doa dan Puisi untuk Palestina’ juga diisi dengan penyerahan secara simbolis bantuan kemanusiaan sebesar Rp44,8 miliar untuk rakyat Palestina. Bantuan yang dikumpulkan melalui LAZISNU dan LAZIS Muhammadiyah itu berasal dari donasi ASN Kemenag di seluruh Indonesia dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag se-Indonesia. Adapun rinciannya, jumlah sumbangan ASN Kemenag sebanyak Rp41.520.207.987, sementara DWP Kemenag sebanyak Rp3.381.888.260.

Turut menghadiri acara tersebut di antaranya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi (PAN RB) Abdullah Azwar Anas, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Ketua Badan Pengurus LazisMU Ahmad Imam Mujahid Rais, dan Wakil Ketua Pengurus LAZISNU PBNU yang juga Direktur NU Care-LAZISNU PBNU H Qohari Cholil.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo