Arina.id - Setelah diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu, Provinsi Aceh kembali diguncang gempa dengan kekuatan 2,8 di Kabupaten Bener Meriah pada Minggu, 4 Januri 2026, pukul 03:54:48 WIB akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Seperti dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), meskipun magnitudo gempa tidak besar, akan tetapi jenis gempanya masuk kategori gempa dangkal. Oleh sebab itu getarannya sangat terasa di permukaan.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," kata Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Sumatera Utara, Minggu, 4 Januari 2026.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,75 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,81 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak enam kilometer barat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada kedalaman enam kilometer.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Bener Meriah dan Aceh Tengah dengan skala intensitas III-IV MMI. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Editor: Muhammad Taufiq


