Dark
Light
Dark
Light

Melantik 6 Kepala Daerah Mewakili 6 Agama Sebagai Simbol Keberagaman

Melantik 6 Kepala Daerah Mewakili 6 Agama Sebagai Simbol Keberagaman

Jakarta, Arina.id - Pelantikan kepala daerah terpilih dan wakilnya dilakukan secara serentak hari ini, Kamis 20 Februari 2025. Sebanyak enam kepala daerah dipilih mewakili enam agama dalam acara pelantikan yang digelar di Istana Merdeka dan Istana Negara Jakarta.

Perwakilan kepala daerah yang mewakili enam agama tersebut sengaja dijadikan simbol keberagaman agama masyarakat Indonesia. Secara total pelantikan ini diikuti sebanyak 481 kepala daerah di seluruh Indonesia. Sementara 40 kepala daerah lain masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Enam kepala daerah perwakilan tersebut adalah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Islam), Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Katolik), Wali Kota Singkawang Tjhau Chui Mie (Budha), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Hindu), Wali Kota Manado Andrei Angouw (Konghucu), dan Bupati Merauke Yoseph P Gebze (Kristen Protestan).

Dikutip dari ANTARA, berdasarkan simulasi sebelum proses pelantikan dimulai, keenam perwakilan kepala daerah itu akan menerima pemberian Surat Keputusan (SK) dan penyematan tanda pangkat jabatan kepala daerah, pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, serta penandatanganan Berita Acara Pelantikan (BAP).

Prosesi itu akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto di bagian panggung lokasi pelantikan. Secara keseluruhan, kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilantik hari ini berasal dari 481 daerah, yang terdiri atas 33 provinsi, 364 kabupaten, dan 84 kota.

Namun, tidak semua daerah mengikuti pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta. Masih ada 40 kepala daerah yang masih berperkara dalam sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi, yakni tiga provinsi, tiga kota dan 34 kabupaten, termasuk di wilayah Aceh, serta dua kabupaten/kota (Kabupaten Bangka dan Kota Pangkal Pinang) yang melaksanakan pemilihan kepala daerah ulang karena kotak kosong menang.

Sebelum pelantikan ini, sebanyak 580 perkara sengketa Pilkada 2024 yang diajukan ke MK. Dari total perkara tersebut, sebanyak 310 perkara berlanjut ke tahap sidang pembuktian. Sementara sebanyak 270 perkara lainnya berakhir kandas.

Kemudian dari 310 perkara yang berlanjut ke tahap pembuktian itu, sebanyak 40 perkara sudah dibacakan keputusannya pada Senin, 18 Februari 2025. Sebanyak 40 perkara tersebut berlanjut setelah putusan lanjut atau tidaknya (dismissal) perkara yang dibacakan pada Selasa dan Rabu (4 dan 5 Februari 2025) lalu.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo