Arina.id. Hasil quick count Pilkada Sulawesi Utara (Sulut) 2024, pasangan calon (paslon) Yulius Selvanus-Victor Mailangkay (YSK-Victor) unggul tipis atas dua lawannya, Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw dan Steven Kandouw-Alfred Denny Djoike Tuejeh.
Berdasarkan hasil hitung cepat alias quick count yang diselenggarakan Charta Politika menurut data hari Kamis, 28 November 2024, pukul 10.20 WIB, Yulius Selvanus-Victor Mailangkay menjadi pemenang Pilkada Sulut 2024.
Paslon nomor urut 1 itu merebut suara sebanyak 36,51 persen. Duet YSK-Victor unggul atas rivalnya, Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw, selaku pemilik nomor urut 2, dan Steven Kandouw-Alfred Denny Djoike Tuejeh, paslon nomor urut 3.
Masih berdasarkan data quick count Charta Politika, Elly-Hanny baru mendapatkan 31,94 persen suara dari total 100 persen suara yang sudah masuk.
Sementara Steven Kandouw-Alfred Denny Djoike Tuejeh berada di urutan ketiga dengan raihan suara sebanyak 31,55 persen.
Berikut hasil quick count Pilkada Sulawesi Utara (Sulut) 2024 versi Charta Politika:
- Yulius Selvanus-Victor Mailangkay: 36,51 persen
- Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw: 31,94 persen
- Steven Kandouw-Alfred Denny Djoike Tuejeh: 31,55 persen
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulut 2024 diikuti tiga pasangan calon (paslon). Pertama adalah duet Yulius Selvanus-Victor Mailangkay.
Yulius Selvanus merupakan eks Kabainstrahan Kemhan (2020–2021). Victor Mailangkay adalah mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (2019–2024).
Yulius Selvanus-Victor Mailangkay didukung PKB, NasDem, Gerindra, dan Golkar. Lantas PKS, PSI, Perindo, serta PAN.
Paslon kedua adalah Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw. Elly berstatus Bupati Kepulauan Talaud. Pendampingnya, Hanny, termasuk anggota DPRD Sulawesi Utara (2014–2019).
Partai pendukung Elly Engelbert Lasut-Hanny Joost Pajouw terdiri dari Demokrat, Partai Buruh, PBB, serta PKN.
Paslon ketiga yaitu Steven Kandouw-Alfred Denny Djoike Tuejeh. Steven merupakan Wakil Gubernur Sulawesi Utara. Alfred berpengalaman sebagai Inspektur Jenderal Angkatan Darat (2023–2024). Mereka didukung PDI-P.
Editor: Abdul Fatah


