Dark
Light
Dark
Light

Sebagian Jemaah Haji Masih Bertahan di Madinah karena Sakit

Sebagian Jemaah Haji Masih Bertahan di Madinah karena Sakit

Makkah, Arina.id -- Seluruh jemaah haji Indonesia gelombang I yang berada di Madinah telah diberangkatkan menuju Makkah, Sabtu (1/6/2023). Total ada 4.743 jemaah yang tergabung dalam 12 kloter.

Mereka diberangkatkan dari hotel tempat menginap menuju Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat. Setelahnya, bertolak menuju Makkah guna persiapan pelaksanaan umrah wajib serta rangkaian ibadah haji.

Berdasarkan data terakhir, total sebanyak 153.799 CJH regular telah berada di Arab Saudi. Hampir seluruhnya sudah berada di Makkah.

Meski demikian, hingga kemarin, tidak semua CJH di Madinah telah bertolak ke Makkah. Hal ini karena mereka masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun sejumlah rumah sakit di kota tersebut. 

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah PPIH Arab Saudi Ali Machzumi menjelaskan, pihaknya tengah mendata jumlah jemaah yang sedang dirawat di seluruh RS di Madinah.

”Nantinya, ada sejumlah skema yang disiapkan untuk mengantarkan mereka ke Makkah,” katanya.

Skema pertama, jemaah yang kondisinya membaik sebelum 7 Juni, atau tiga hari jelang ditutupnya gerbang masuk Kota Makkah, akan diantarkan oleh petugas KKHI ke Makkah.

”Sebelum berangkat, mereka difasilitasi untuk miqat dan berihram oleh pembimbing ibadah dari PPIH,” katanya.

Di sisi lain, PPIH Arab Saudi juga menyiapkan skema pengantaran jamaah di rumah sakit yang kondisinya masih belum memungkinkan. Mereka akan diberangkatkan menggunakan ambulans khusus menuju rumah sakit di Makkah. 

Sedangkan, untuk pelaksanaan ibadah di masa puncak haji, para jamaah yang dirawat di RS dilihat terlebih dulu kondisinya. Jika tidak memungkinkan, maka mereka akan diikutkan safari wukuf yang difasilitasi petugas haji. Sebaliknya, jika sembuh, mereka bisa bergabung dengan rombongan.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo