Dark
Light
Dark
Light

Hubungan Spesial NU-Palestina menurut Penasihat Presiden Mahmoud Al-Habbash

Hubungan Spesial NU-Palestina menurut Penasihat Presiden Mahmoud Al-Habbash

Jakarta, Arina.id
Menteri Kehakiman Otoritas Palestina untuk Urusan Agama yang juga Penasihat Presiden Palestina, Mahmoud Al-Habbash mengungkapkan bahwa ada hubungan spesial antara NU dan Palestina.

Hubungan tersebut terlihat dari banyaknya umat Islam, khususnya warga NU di Indonesia yang menjadikan Madzhab Imam Syafi’i sebagai panutan. Imam Syafi’i sendiri merupakan ulama bidang fiqih yang lahir di Gaza, Palestina.

Selain terkait dengan Imam Syafi’i, hubungan itu juga terbangun dari prinsip-prinsip yang diajarkan oleh Ibnu Hajar Al-Asqolani, seorang Imam Besar dalam bidang hadits, berasal dari Kota Asqolan di Palestina.

“Jadi Imamnya orang NU yaitu Imam Gaza, Imam Syafi'i dan itu yang disampaikan beliau tentang hubungan yang spesial dan juga ada seorang Imam Besar dalam bidang Hadits yaitu Ibnu Hajar Asqalani itu dari Kota Asqalani yang ada di Palestina juga,” kata Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla saat mendampingi kunjungan Mahmoud Al-Habbash ke PBNU, Jakarta, Kamis (8/8/2024).

“Jadi hubungan penting seperti ini membuat NU, PBNU dan Palestina sangat spesial,” jelasnya dikutip dari NU Online.

Mahmoud Al-Habbash mengucapkan terima kasih kepada PBNU yang sudah mengundangnya sebagai perwakilan dari Otoritas Palestina. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah membela dan mendukung Palestina. 

“Beliau (Mahmoud Al-Habbash) berharap pemerintahan Indonesia ke depan yang akan dipimpin presiden terpilih Prabowo Subianto tidak berubah posisinya terhadap Palestina,” jelas Gus Ulil terkait harapan Syekh Mahmoud Al-Habbash

Kunjungan Mahmoud Al-Habbash ini diterima langsung oleh Rais A’am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Sejumlah pengurus PBNU juga turut mendampingi di antaranya Katib A'am PBNU Ahmad Said Asrori, Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, Ketua PBNU Ahmad Suaedy, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Sidrotun Naim dan Ahmad Ginanjar Sya'ban.

Pertemuan dilakukan tertutup selama satu jam bersama Mahmoud Al-Habbash yang didampingi Dubes Palestina Zuhair Al Shun.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo