Arina.id -- Diana Kusumastuti selaku Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) mengklaim bahwa jalan Tol Trans Sumatra siap digunakan untuk jalur mudik Lebaran 2025. Ia memastikan tol Trans Sumatra dari Lampung hingga Aceh telah siap.
“Meskipun ada beberapa ruas yang belum tersambung, tetapi kehadiran Tol Trans Sumatra ini menarik minat para pemudik untuk membawa kendaraan pribadi,” jelas Diana di Jakarta, Sabtu (15/3/2025) kemarin, dikutip dari Antaranews.
“Kita tetap perhatikan keselamatan pemudik sesuai semangat “Mudik Tenang, Menyenangkan”. Happy bersama keluarga mobil dan tenang karena infrastrukturnya mendukung keselamatan,” imbuhnya.
Wamen Diana Kusumastuti melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur tol Trans Sumatra untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Peninjauan jalur tol dilakukan mulai Bakauheni, Terbanggi Besar, Pematang Panggang, Kayu Agung, Palembang.
Tinjauan juga dilakukan terhadap Pelabuhan Wika Beton, yang rencananya bakal melayani pemudik yang menggunakan sepeda motor.
“Mudah-mudahan ini bisa mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2025,” katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025, bakal terjadi pada 28 Maret 2025.
Menyusul kemudian puncak arus balik diperkirakan pada H+5 atau 6 April 2025. Potensi jumlah arus pergerakan warga dapat mencapai 31,49 juta orang.
Terkait hal ini, Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) juga sudah melakukan survei terkait pergerakan Masyarakat untuk periode Lebaran 2025.
Hasilnya mennunjukkan bahwa potensi pergerakan Masyarakat dalam periode libur Lebaran 2025 dapat mencapai 146,48 juta jiwa, alias setara 52 persen dari total penduduk Indonesia.
Menhub Dudy menyebut hasil survei tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto, serta para pihak terkait pemangku kebijakan.
Sementara itu, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryo Nugroho selaku Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri memperkirakan pergerakan arus mudik Lebaran 2025 akan dimulai pekan depan.
Hal tersebut sesuai dengan kebijakan work from anywhere (WFA) yang mulai diberlakukan.
"Karena ada kebijakan Pemerintah yang mengawali lebih awal sudah membuat kebijakan tentang WFA di-timeline, diperkirakan pemudik itu akan terurai dari awal," jelas Agus dalam acara Kesiapan Operasi Ketupat 2025 di Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Editor: A. Sentosa


