Dark
Light
Dark
Light

KSM dan MYRES Asah Ilmuwan Muda, Tumbuhkan Keterampilan Abad 21 di Madrasah

KSM dan MYRES Asah Ilmuwan Muda, Tumbuhkan Keterampilan Abad 21 di Madrasah

Ternate, Arina.id — Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers (MYRES) menjadi platform penting dalam membangun budaya akademik sejak dini dan mendorong siswa untuk mengembangkan potensi mereka di bidang sains dan teknologi.

Hal itu sesuai dengan situasi saat ini di tengah pesatnya era digital dan globalisasi, sementara madrasah tidak hanya dituntut untuk menghasilkan lulusan berkompetensi global, tetapi juga harus membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Ternate, Sutardi Abbas, dalam talkshow KSM & MYRES 2024 yang digelar di Asrama Haji Ternate, Kamis (5/9/2024), menegaskan bahwa pendidikan sains di madrasah memainkan peran strategis dalam membentuk pola pikir ilmiah siswa sejak dini.

KSM dan MYRES memberikan ruang bagi siswa untuk berinovasi dan terlibat dalam kegiatan penelitian yang secara signifikan mendukung perkembangan intelektual dan pencapaian akademik mereka.

"Di tengah kekhawatiran global tentang minat yang rendah terhadap sains dan teknologi, terutama di Indonesia, KSM dan MYRES hadir sebagai solusi inovatif. Kedua program ini menjadi wadah bagi siswa untuk mendalami sains secara menyeluruh, sekaligus mengasah keterampilan berpikir kritis dan kreatif," ujar Sutardi.

KSM telah menjadi ajang kompetisi yang menguji kemampuan analitis dan pemecahan masalah siswa melalui tantangan yang nyata. Dalam kompetisi ini, siswa dihadapkan pada permasalahan ilmiah yang memerlukan solusi kreatif dan inovatif, sekaligus menekankan pentingnya kerja sama tim.

Selain itu, eksperimen praktis yang menjadi bagian dari KSM memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep ilmiah dan memungkinkan mereka menerapkan teori dalam situasi dunia nyata. Hal ini juga membuka cakrawala mereka terhadap berbagai pilihan karir di bidang sains dan teknologi.

MYRES memberikan siswa kesempatan untuk menyelami dunia penelitian sejak usia dini, menjadikan mereka lebih familiar dengan proses ilmiah dan metodologi penelitian. Siswa tidak hanya belajar mengaplikasikan teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi tantangan dunia nyata.

"MYRES menciptakan lingkungan yang mendorong siswa untuk berinovasi, berpikir kritis, dan bekerja mandiri. Dukungan dari keluarga dan sekolah juga berperan penting dalam mengembangkan minat dan bakat anak-anak ini," tambah Sutardi.

Dengan adanya KSM dan MYRES, madrasah memiliki kesempatan besar untuk melahirkan generasi ilmuwan dan peneliti yang kompeten dan mampu bersaing di tingkat global. Program-program ini tidak hanya memperkuat aspek akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang esensial di dunia kerja dan kehidupan modern.

Dalam era Society 5.0, literasi sains, teknologi, informasi, dan budaya menjadi semakin penting. Melalui KSM dan MYRES, madrasah berperan aktif dalam membangun generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari, berkontribusi pada perkembangan ilmu dan teknologi di masa depan.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo