Arina.id - Warga di beberapa bagian California Utara dan Oregon Amerika Serikat begitu panik ketika bumi yang mereka pijak tiba-tiba bergoyang hebat. Rekahan tanah muncul di sana-sini. Mereka pun segera menghambur dari tempat tinggalnya masing-masing menuju tempat terbuka.
Selang beberapa lama, pengumuman dari otoritas pemerintah setempat segera keluar, bahwa tsunami diprediksi bakal terjadi di sejumlah kawasan lepas pantai. Warga pun diminta lekas mengungsi ke tempat lebih tinggi, kemudian disusul kebijakan pemadaman listrk di sejumlah wilayah. Hewan-hewan dari kebun binatang pun diangkut, dipindahkan ke tempat lebih aman.
"Peringatan ini diperuntukkan bagi 5 juta warga di kawasan yang membentang hampir 500 mil dari garis pantai wilayah California Utara," demikian dilaporkan The Weather Channel, sebuah channel media mengenai cuaca di Amerika Serikat, Jumat (06/12/2024).
"Kebun binatang San Francisco ditutup karena peringatan tsunami. Pengunjung dievakuasi dan staf serta hewan dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi," demikian laporan TWC.
California memang dilanda lindu dahsyat berkekuatan 7 magnitudo pada Kamis sore, 05 Desember 2024 atau Jumat pagi, 06 Desember 2024 (WIB). Meskipun begitu, Pusat Informasi Gempa di lepas Pantai Humboldt County mengatakan belum ada laporan korban serius akibat gempa. seperti disampaikan Sheriff Humboldt, William Honsal, beberapa rumah memang dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari fondasi yang retak, jendela pecah.
Guncangan gempa bahkan terasa hingga 200 mil selatan San Francisco, di mana Bay Area Rapid Transit District (BART), menghentikan lalu lintas di terowongan bawah air antara kota (San Fransisco - Oakland). Beruntung, setelah beberapa lama tsunami dilaporkan tidak terjadi.
Gubernur California Gavin Newsom juga telah mengumumkan keadaan darurat di wilayahnya. "Saya baru saja menyetujui status darurat untuk memungkinkan lebih banyak sumber daya disalurkan ke tempat yang dibutuhkan untuk tanggap darurat gempa berkekuatan 7 magnitudo pagi ini. Kami bekerja cepat untuk menjaga warga California tetap aman dan terinformasi," kata Newsom lewat aplikasi X.
Namun, tidak ada laporan korban jiwa meski otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami akibat gempa tersebut. Setelahnya, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) membatalkan ancaman tsunami yang dikeluarkan setelah gempa bumi di lepas pantai California.
Editor: Muhammad Taufiq


