Dark
Light
Dark
Light

Doa saat Mendapat Pertanda atau Ramalan Buruk

Doa saat Mendapat Pertanda atau Ramalan Buruk

Umat Islam diajarkan oleh Rasulullah untuk tidak bersikap berlebihan saat mendapat pertanda atau ramalan buruk. Sebaliknya, seorang Muslim hendaknya bersikap wajar dan biasa saja.

Selain itu, juga sangat dianjurkan untuk berdoa jika mengalami firasat atau pertanda akan datangnya bahaya atau keburukan. 

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (Beirut: Dar Ibn Hazm, 2004), halaman 513 meriwayatkan dari Sahih Muslim bahwa Mu‘awiyah Al-Hakim As-Sulami menyampaikan keluh kesahnya kepada Nabi Muhammad.

“Wahai Rasulullah, sebagian dari kami ada yang sedang dihantui oleh tathayyur (mempunyai prasangka akan terjadi keburukan).” ucap Muawiyah.

Rasulullah kemudian bersabda bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang tengah melanda dalam 'dada' mereka, namun demikian jangan sampai itu menjadi penghalang untuk melakukan sesuatu.

Selanjutnya, Imam Nawawi juga meriwayatkan dalam kitab Ibnu Sunni dan lainnya bahwa suatu hari Nabi Muhammad ditanya tentang tathayyur yang menganggap bahwa keburukan sedang mengintai, beliau kemudian bersabda:

"Hal yang paling benar adalah bersikap optimis dan seorang Muslim tidak dapat menolaknya. Jika kalian melihat thiyarah (pertanda atau ramalan buruk) maka bacalah:

اَللّٰهُمَّ لَا يَأْتِي بِالْحَسَنَاتِ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Allâhumma lâ ya’ti bil ḫasanâti illâ anta wa lâ yadzhabu bissayyiâti illâ anta, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Engkau, dan tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan kehendak Allah."

Dengan demikian, ketika merasakan dan mendapatkan informasi atau ramalan akan datangnya sebuah keburukan hendaknya bersikap sewajarnya saja. Selanjutnya adalah memasrahkan semuanya kepada Allah dengan memanjatkan doa sebagaimana telah diajarkan oleh Rasulullah. Wallahu a‘lam.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo