Khusyuk adalah keadaan hati yang tenang, tunduk kepada Allah. Khusyuk menjadi parameter kualitas sholat seseorang. Sebab sholat tanpa disertai dengan khusyuk akan mudah rapuh.
Dalam kitab Madarij Al-Salikin karya Ibnu Qayim Al-Jauzi, yang dimaksud dengan khusyuk adalah sebagai berikut:
عبادة قلبية، وهي الخضوع، والانكسار لله تعالى والسكون، والطمأنينة، والافتقار إليه بالقلب والجوارح
Artinya: "Khusyuk itu ibadah hati, yakni tunduk dan lebur di hadapan Allah, hening, tenang, dan seluruh jiwa raga membutuhkan Allah."
Betapa pentingnya khusyuk, apalagi di dalam sholat sehingga Rasulullah mengingatkan:
لاينظر الله الى صلاة لايحضر الرجل فيها قلبه مع بدنه
Artinya: "Allah tidak memandang sholat seseorang yang tidak menghadirkan hatinya beserta badannya."
Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita semua untuk senantiasa berdoa kepada Allah agar dikaruniai hati yang khusyuk. Rasulullah memberikan resep doa sebagai berikut:
اللَّهمَّ إنِّي أعُوذُ بك مِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ ، و مِنْ دُعَاءٍ لا يُسْمَعُ ، و مِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ ، و مِنْ عِلْمٍ لا يَنْفَعُ . و أعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلاَءِ الأرْبَعِ
Allahumma inni audzu bika min qalbin la yakhsya', wa min du'ain la yusma', wa min nafsin la tasyba', wa min ilmin la yanfa', wa audzu bika min haulail arba'
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tak khusyu', doa yang tak terdengar, jiwa yang tak puas, ilmu yang tak berguna. Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keempat perkara tersebut." (Sumber: Kitab Jami' Sahih)
Editor: Muhammad Faizin


