Dark
Light
Dark
Light

Doa Masuk Makkah-Madinah dan Melihat Ka'bah

Doa Masuk Makkah-Madinah dan Melihat Ka'bah

Jamaah haji yang berangkat awal dan tergabung dalam gelombang pertama, biasanya akan menuju Kota Madinah. Sedangkan untuk gelombang kedua akan langsung menuju ke Makkah.

Jamaah yang pertama kali menatap keindahan tanah suci, tentu tak dapat menutupi ungkapan perasaan gembiranya dengan bersyukur kepada Allah.

Terdapat beberapa doa yang diwariskan oleh para ulama kepada siapapun yang memasuki tanah suci; Makkah dan Madinah. Berikut ini doa-doanya:

1. Doa Masuk Masjidil Haram

Dalam Sahih Muslim disebutkan bahwa ketika Rasulullah masuk Masjidil Haram dan akan melakukan sholat, beliau membaca doa:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ في قَلْبِي نُورًا، وفي لِسَانِي نُورًا، وَاجْعَلْ في سَمْعِي نُورًا، وَاجْعَلْ في بَصَرِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِن خَلْفِي نُورًا، وَمِنْ أَمَامِي نُورًا، وَاجْعَلْ مِن فَوْقِي نُورًا، وَمِنْ تَحْتي نُورًا، اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا

Allahummaj'al fi qalbi nuran, wa fi lisani nuran, waj'al fi sam'i nurn, waj'al fi basari nuran, waj'al min khalfi nuran, wa min amami nuran, waj'al min fauqi nuran, wa min tahti nuran, Allahuma a'thini nuran.

Artinya: "Ya Allah berikan cahaya dalam hatiku, dalam lisanku, dalam pendengaranku, dalam pandanganku, arah belakangku, depanku, atasku, bawahku. Ya Allah, berikan cahaya pada diriku."

3. Doa Melihat Ka'bah

Dalam kitab Tuhfatu al-Ahwadziy bi Syarh Jâmi’ at-Tirmidzi, Imam Abdurrahman al-Mubârakfûri menyebutkan bahwa Nabi Muhammad ketika melihat Ka'bah beliau mengangkat kedua tangan dan berdoa sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَ.هُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allahumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dzîman wa takrîman wa mahâbatan wa zid man syarafahu wa karamahu min man hajjahu awi’tamarahu tasyrîfan wata’dzhîman watakîman wabirran. 

Artinya: "Ya Allah, tambahkan kemuliaan, kehormatan, keagungan pada Baitullah ini dan tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya diantara mereka yang berhaji atau yang berumrah padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan"

Hadits yang berisi doa di atas dikomentari oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Al-Talkhis sebagai berikut:

   وهو معضل فيما بين ابن جريج والنبي صلى الله عليه وسلم

Artinya: "Ini termasuk riwayat mu’dhal (dua rawi atau lebih gugur, red) antara Ibnu Juraij dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. (Imam Abdurrahman al-Mubârakfûri, Tuhfatu al-Ahwadziy bi Syarh Jâmi’ at-Tirmidzi, Syirkah al-Quds, Kairo, cetakan kedua tahun 2013, juz 3, halaman: 48).

Meski demikian, Imam Syafii mengatakan setelah meriwayatkan hadits di atas:

ليس في رفع اليدين عند رؤية البيت شيء فلا أكرهه ولا أستحبّه

Artinya: "Mengangkat tangan ketika melihat Ka'bah bukanlah apa-apa, maka aku tidak memakruhkannya, juga tidak mensunahkannya." (Imam Abdurrahman al-Mubârakfûri, Tuhfatu al-Ahwadziy bi Syarh Jâmi’ at-Tirmidzi, Syirkah al-Quds, Kairo, cetakan kedua tahun 2013, juz 3, halaman: 48).

Berkenaan dengan mengangkat kedua tangan merujuk pendapat Imam Syafii bahwa mengangkat tangan saat melihat Ka'bah bukanlah suatu hal yang makruh, juga bukan sunah.

4. Doa Masuk kota Madinah

Mengutip buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Agama RI berikut ini doanya:

بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ , رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطاَناً نَصِيْراً

Bismillah wa'alaa millati rasulillaahi. Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj'al lii min ladunka sulthaana nashiiraa.

Artinya: "Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Allah masukkanlah aku dengan ca ra masuk yang benar, dan keluarkanlah pu la aku dengan cara keluar yang benar, dan berikanlah padaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong (ku),"

5. Doa Masuk Masjid Nabawi

أَعُوْذُ بِاللهِ العَظِيْمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ. أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

A'udzu billahil-'azhimi wa bi wajhihil-karimi wa sulthanihil-qadimi min asy-syaithani ar-rajimi, bismillah walhamdulillah. Allahumma shalli wa sallim ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad. Allahummaghfirli dzunubi wa-ftah li abwaba rahmatika.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung, kepada wajah-Nya yang Mulia, dan kepada kekuasaan-Nya yang Mahadahulu, dari setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah; ya Allah, curahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad beserta keluarga Beliau. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu untukku." (HR At-Tirmidzi dan dinilai shahih)

Demikianlah beberapa doa yang bisa dilakukan oleh para jamaah haji maupun umrah, dan jangan lupa tetap menjaga etikanya.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo