Kehadiran anak dalam sebuah pernikahan bisa memberikan kebahagiaan tersendiri. Orang tua akan merasa bahagia jika melihat anaknya bahagia, sebaliknya orang tua akan merasa sedih jika anaknya berada dalam keadaan menderita. Intinya, semua orang tua menginginkan agar anaknya selalu hidup bahagia dan berada dalam lindungan Allah.
Berkaitan dengan hal ini, ada sebuah doa memohon agar anak selalu mendapat perlindungan dari Allah. Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (Beirut: Dar Ibn Hazm, 2004), halaman 246 meriwayatkan dalam kitab Sahih Bukhari, dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: Rasulullah membacakan doa perlindungan untuk Hasan dan Husain sebagaimana berikut:
أُعِيْذُكُمَا بِكَلمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ ، وَمِنْ كُلّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ ، إنَّ أبَاكُمَا كَانَ يُعَوِّذُ بِهَا إسْمَاعِيْلَ وَإسْحاقَ
u‘idzu kuma bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin wa hâmmâtin wa min kulli ‘ainin lâmmatin, inna abâkumâ kâna yu‘awwidzu bihâ Ismâ’îla wa Isḫâqa.
Artinya: “Aku melindungkanmu berdua dengan kalimat Allah yang Maha Sempurna dari godaan setan, hewan berbisa, dan dari gangguan ain (mata) yang melukai. Sesungguhnya bapakmu dulu (Nabi Ibrahim) berdoa dengannya untuk Isma‘il dan Ishaq.”
Para ulama mengatakan, lafadz hammâh (هاَمَّة) dengan huruf mim yang di-tasydid artinya adalah binatang berbisa seperti ular, dan sebagainya. Bentuk jama dari lafadz tersebut adalah hawâm (هَوَام). Para ulama juga menyebut bahwa lafadz hawâm mencakup binatang kecil walaupun tidak mematikan, seperti serangga. Hal ini berdasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan Ka‘ab bin Ujrah, sebagaimana berikut:
أيُؤذيكَ هَوَامُّ رَأسِكَ؟ أي: القَمَلُ
Artinya: “Apakah serangga di atas kepalamu mengganggumu? Maksudnya adalah kutu rambut.”
Sementara itu, lafadz ain lammâh (عَيْنٍ لاَمَّة) adalah penglihatan yang bisa memberikan dampak negatif terhadap apa yang dilihatnya.
Itulah doa yang dibaca agar anak selalu mendapatkan perlindungan dari Allah dari berbagai macam gangguan. Doa ini layak dibaca oleh para orang tua, terlebih orang tua yang mempunyai anak hiper aktif. Wallahu a‘lam.
Editor: Muhammad Faizin


