Dark
Light
Dark
Light

4 Doa Pernikahan Lengkap dengan Terjemah, Latin, dan Dalilnya

4 Doa Pernikahan Lengkap dengan Terjemah, Latin, dan Dalilnya

Arina.id - Pernikahan adalah momen sakral yang mengandung nilai ibadah. Agar pernikahan mendapat keberkahan dan bernilai pahala di sisi Allah, dianjurkan membaca doa-doa khusus yang berkaitan dengannya. Berikut ini empat doa pernikahan yang dapat diamalkan, sebagaimana direkomendasikan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (2018: h. 358–360).

1. Doa setelah Sah Jadi Suami Istri

Setelah dilangsungkan akad pernikahan dan dinyatakan sah jadi suami istri, maka ketika pertemuan pertama kedua mempelai, pengantin laki-laki memegang ubun-ubun pengantin perempuan dan membaca doa demikian:

بارَكَ اللَّهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنَّا فِي صَاحِبِهِ

Baraka Allahu likulli wahidin minna fi sahibih.

Artinya, "Semoga Allah memberkahi setiap orang di antara kita dalam pasangannya."

Oleh karena itu, saat ijab qabul lebih baik cukup pengantin laki-laki yang hadir di hadapan penghulu. Begitu selesai ijab qabul, baru kedua mempelai dipertemukan.

2. Doa setelah Akad Nikah

Setelah dilangsungkan akad nikah, orang-orang bisa mengucapkan selamat dan mendoakan kepada sepasang mempelai dengan doa demikian:

بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Baraka Allahu laka wajama'a baynakuma fi khair.

Artinya, "Semoga Allah memberkahi kamu dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan."

Untuk tiap mempelai, bisa saling mendoakan satu sama lain dengan doa demikian:

بارَكَ اللّهُ لِكُلِّ واحِدٍ مِنكُمَا فِي صَاحِبِهِ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Baraka Allahu likulli wahidin minkuma fi sahibihi, wajama'a baynakuma fi khair.

Artinya, "Semoga Allah memberkahi setiap orang di antara kalian dalam pasangan masing-masing, dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan."

Dasar doa-doa di atas adalah riwayat berikut:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ (صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) قَالَ لِعَبْدِ الرَّحْمَانِ بْنِ عَوْفٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حِينَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ تَزَوَّجَ: "بَارَكَ اللَّهُ لَكَ"

Artinya, "Dari Anas ra, bahwa Nabi saw berkata kepada Abdul Rahman bin Auf ra ketika dia memberitahukan bahwa dia telah menikah: 'Semoga Allah memberkahi kamu.'" (HR Bukhari Muslim)

Juga riwayat berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ (صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) كَانَ إِذا رَفَأَ الإِنسانُ، إِذا تَزَوَّجَ قَالَ: "بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ"

Artinya, "Dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw jika mengucapkan selamat kepada seseorang yang baru menikah, dia berkata: 'Semoga Allah memberkahi kamu, dan semoga Allah memberkahi dirimu, serta semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.'" (HR Abu Dawud)

3. Doa Malam Pengantin

Pada malam pengantin, sang suami dianjurkan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.

Allahumma inni as'aluka khairaha wa khair ma jabal'taha 'alayh, wa a'udhu bika min sharriha wa sharri ma jabal'taha 'alayh.

Artinya, “Ya Allah, aku meminta kepada-Mu kebaikan wanita ini dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan wanita ini dan keburukan apa yang Engkau ciptakan padanya."

Anjuran doa di atas adalah riwayat berikut:

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ (صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) قَالَ: "إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً، أَوِ اشْتَرَى خَادِمًا فَلْيَقُلِ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ."

Artinya, "Dari Amru bin Syuaib, dari ayahnya, dari kakeknya ra, bahwa Nabi saw berkata: 'Jika salah satu di antara kalian menikahi seorang wanita, atau membeli seorang pembantu, maka hendaklah dia berkata: Ya Allah, aku meminta kepada-Mu kebaikan wanita ini dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan wanita ini dan keburukan apa yang Engkau ciptakan padanya.'"

4. Doa Berhubungan Suami Istri

Setiap hendak melakukan hubungan suami istri, tidak hanya di malam pertama, kedua pasangan dianjurkan membaca doa berikut agar diberkahi dan mendapatkan keturunan yang baik.

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَقُضِيَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرَّهُ

Bismillah, Allahumma janibnasy syaytana wa janibisy syaytana ma razaqtana faqudiya baynahuma waladun lam yadurrahu.

Artinya, “Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari setan dan jauhkan setan dari apa yang Engkau berikan kepada kami, sehingga jika di antara kami lahir seorang anak, setan tidak akan membahayakannya."

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا مِنْ طُرُقٍ كَثِيرَةٍ عَنْ النَّبِيِّ (صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) قَالَ: "لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى أَهْلَهُ قَالَ: بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَقُضِيَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرَّهُ" وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِيِّ "لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا"

Artinya, "Dari Ibn Abbas ra, dari banyak jalur, bahwa Nabi saw bersabda: 'Seandainya salah satu di antara kalian ketika bersetubuh dengan istrinya berkata: 'Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari setan dan jauhkan setan dari apa yang Engkau berikan kepada kami,' lalu jika di antara mereka lahir seorang anak, setan tidak akan membahayakannya.' Dan dalam riwayat Al-Bukhari: 'Setan tidak akan membahayakannya selamanya.'" (HR Bukhari Muslim)

Demikianlah empat doa yang dianjurkan berkaitan dengan pernikahan. Dengan setiap pengantin yang mengamalkannya diberikan keberkahan dan hubungannya menjadi harmonis, sakinah, mawaddah, wa rahmah. Amin.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Muhamad Abror
Penulis rubrik Keislaman dan Sejarah Islam Klasik


Editor: Aiz Luthfi
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo