Dark
Light
Dark
Light

Ragam Bacaan Doa Buka Puasa: Semua Ada Dalilnya

Ragam Bacaan Doa Buka Puasa: Semua Ada Dalilnya

Arina.id - Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah paling mulia dalam Islam. Pada bulan yang penuh keberkahan ini, Allah SWT melimpahkan rahmat, pahala berlipat ganda, serta ampunan dosa kepada umat Islam yang menjalankannya dengan penuh keimanan.

Berbagai amalan sunnah juga dianjurkan untuk dikerjakan sepanjang hari, mulai dari waktu Subuh hingga Maghrib, bahkan berlanjut dari Maghrib sampai menjelang Subuh. Aktivitas ibadah seperti berdoa, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an menjadi pemandangan yang menghiasi kehidupan umat Islam selama bulan Ramadhan.

Di antara amalan sunnah yang dianjurkan adalah membaca doa-doa tertentu selama Ramadhan. Jumlah doa yang disunnahkan cukup banyak, seperti doa berbuka puasa, doa setelah shalat Tarawih, doa setelah Witir, serta doa-doa harian selama bulan Ramadhan.

Menjelang waktu berbuka puasa, umat Islam biasanya mempersiapkan hidangan untuk berbuka. Ketika adzan Maghrib berkumandang, orang yang berpuasa dianjurkan membaca doa berbuka sebelum menyantap makanan dan minuman.

Beberapa redaksi doa berbuka puasa banyak diriwayatkan dalam berbagai kitab hadits. Salah satunya riwayat dari At-Thabrani yang menyebutkan doa:

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ , وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Bismillahi Allahumma laka shumtu wa ala rizqika aftartu

Artinya: "Aku berbuka dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, aku berpuasa karena Engkau, dan aku berbuka dengan rezekiMu" (At-Thabrani, Mu’jam Al-Saghir, 2/133)

Dalam riwayat lain, doa tersebut ditambah permohonan agar amal ibadah diterima oleh Allah, yaitu:

بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، تَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillah, Allahumma laka shumtu, wa ala rizqika afthartu, taqabbal minni innaka antas sami’ul alim

Artinya: "Aku berbuka dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, aku berpuasa karena Engkau, dan aku berbuka dengan rezekiMu, aku memohon Engkau menerima amalku, Engkau Maha Mendengar dan Mengetahui "(Ath-Tabrani, Ad-du’a, 286)

Selain itu, dalam beberapa kitab amalan disebutkan redaksi yang lebih panjang dengan tambahan pujian kepada Allah dan tasbih sebagai bentuk kesempurnaan doa. Seperti dalam Kitab Tartibul Amaly 1/344:

بِاسْمِ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ، تَقَبَّلْهُ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillah, walhamdulillah, Allahumma laka shumtu wa ala rizqika afthartu, subhanaka, wabihamdika, taqabbalhu minni innaka antas sami’ul alim

Ada juga redaksi doa berbuka yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ad-Daruqutni, yaitu:

ذَهَبَ الظَّمأُ، وابْتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَبَتَ الأجرُ إِن شاءَ اللهُ

Dzahaba al-dzama’u, wabtallat al-uruqu, wa tsabatal ajru, insya Allah.

Artinya: "Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah"

Para ulama fiqih dari berbagai mazhab menjadikan redaksi doa-doa tersebut sebagai rujukan. Dalam pandangan ulama Hanafiyah, dianjurkan membaca doa berbuka sebagaimana dijelaskan oleh Az-Zaila'i dalam kitab Tabyinul Haqa’iq Syarah Kanzud Daqa’iq, yaitu doa yang berisi ungkapan iman, tawakal, dan rasa syukur kepada Allah saat berbuka.

وَمِنْ السُّنَّةِ أَنْ يَقُولَ عِنْدَ الْإِفْطَارِ اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْت وَعَلَيْك تَوَكَّلْت وَعَلَى رِزْقِك أَفْطَرْت 

Artinya: "Salah satu kesunnahan berbuka puasa adalah mengucapkan doa: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakkal dan dengan rizki-Mu aku berbuka." (Tabyinul Haqa’iq Syarah Kanzud Daqa’iq karya Al Imam Az Zaila’i juz 4 halaman 178).

Dalam praktiknya, umat Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia, umumnya membaca doa berbuka puasa yang merupakan gabungan dari beberapa riwayat tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengamalan hadits sekaligus menyempurnakan makna doa dengan menggabungkan lafaz-lafaz yang memiliki dasar riwayat.

اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّت الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ

Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ala rizqika afthartu, dzahabadz dzoma’u, wabtallati al-uruqu, wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rizki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah”.

Dengan demikian, berbagai redaksi doa berbuka puasa tersebut dapat diamalkan karena memiliki dasar riwayat yang kuat dan telah dikenal luas di kalangan ulama. Perbedaan redaksi umumnya hanya berupa penambahan lafaz dari riwayat lain yang bertujuan menyempurnakan kandungan doa tanpa menghilangkan makna aslinya. Wallahu a'lam bish Shawab.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo