Dark
Light
Dark
Light

Doa agar Terhindar dari Kemiskinan dan Penyakit

Doa agar Terhindar dari Kemiskinan dan Penyakit

Kemiskinan dan penyakit merupakan ujian yang kerap datang menguji keteguhan hati seseorang. Keadaan ini bisa dihadapi dengan cara ikhtiar lahir, yaitu bekerja keras dan berobat sesuai dengan petunjuk dokter atau ahli kesehatan. Selain itu, seorang hamba yang beriman bisa juga melakukan ikhtiar batin, yaitu dengan cara berdoa memohon kepada Allah agar terhindar dari kemiskinan dan penyakit. 

Dalam ajaran Islam, berdoa merupakan salah satu perintah yang harus dilaksanakan oleh seorang muslim, termasuk berdoa memohon kepada Allah Yang Maha Pemberi Rezeki dan Kesembuhan untuk menghilangkan kemiskinan dan penyakit. Dengan berdoa, seorang muslim mengakui bahwa dirinya hanyalah makhluk lemah yang tidak memiliki kekuatan apa pun kecuali atas izin dan kehendak-Nya.

Imam At-Thabrani dalam Kitabub Du‘a (Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 1413 H), halaman 318 meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah, suatu hari Abu Hurairah sedang berjalan bersama Rasulullah, saat itu beliau didatangi oleh seorang pria dari kaum Anshar yang mengenakan pakaian lusuh, penampilannya kusam, dan tampak sakit. Tidak lama kemudian Rasulullah pun bertanya kepadanya:

“Wahai Fulan, apa yang membuatmu tampak seperti ini?” 

“Kemiskinan dan penyakit, wahai Rasulullah,” jawab pria tersebut.

“Maukah kamu aku ajarkan beberapa kalimat yang jika kamu ucapkan, akan hilang darimu kemiskinan dan penyakit?” tanya Rasulullah.

Orang itu menjawab, “Tidak ada yang lebih aku inginkan daripada itu, meskipun aku sudah menghadiri peperangan bersamamu di Badar dan Uhud.”

Rasulullah kemudian mengajarkan doa untuk menghilangkan kemiskinan dan penyakit, berupa untaian kalimat doa berikut:

تَوَكَّلْتُ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوْتُ: وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيُّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيْرًا

Tawakkaltu ‘alal-ḫayyi alladzî lâ yamûtu wal-ḫamdu lillâhi alladaî lam yattakhiż waladâ, wa lam yakul lahu syarîkung fil-mulki wa lam yakul lahû waliyyum minadz-dzulli wa kabbirhu takbîrâ.”

Artinya: “Aku bertawakal kepada Allah yang Maha Hidup, yang tidak akan mati. Segala puji bagi Allah yang tidak memiliki anak, yang tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya, dan yang tidak memerlukan penolong dari kelemahan. Agungkanlah Dia dengan pengagungan yang besar.”

Sebagai penutup, berdoa agar terhindar dari kemiskinan dan penyakit ini  merupakan bagian dari ikhtiar batin yang menunjukkan ketergantungan kita kepada Allah. Doa tidak sekadar memohon, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan bahwa semua kekuatan dan keberhasilan hanya bisa tercapai atas izin dan kehendak-Nya. Wallahu a‘lam.


Editor: Aiz Luthfi
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo