Dark
Light
Dark
Light

Kegilaan Sam Altman: Mulai Obsesi Berumur Panjang hingga Siap Sambut Kiamat

Kegilaan Sam Altman: Mulai Obsesi Berumur Panjang hingga Siap Sambut Kiamat

Terobsesi panjang umur dalam keadaan bugar. Menyambut kiamat, Altman dikabarkan telah menyiapkan berbagai senjata, menimbun emas, dan beragam survival kits.

Jangan sekali-kali mengajak Sam Altman untuk meeting di pagi hari. Bukannya dia masih terlelap, tapi baginya pada saat itu haram untuk bertemu dan bincang dengan orang. Saat matahari baru muncul adalah jam mahal dan merupakan waktu sangat produktif baginya.  

Saat itu, dia akan menyendiri untuk membaca semua email yang masuk di bawah siraman cahaya dari lampu LED spektrum penuh, lampu yang dirancang memiliki kualitas dan intensitas cahaya seperti sinar matahari alami. Setidaknya, untuk itu dia perlu 10 sampai 15 menit. 

CEO OpenAI ini cenderung memilih waktu di siang hari untuk bekerja, termasuk mengadakan rapat. Ia juga mengatur durasi pertemuannya. Menurut dia, durasi satu jam untuk rapat biasanya hanya buang-buang waktu. "Saya mendapati waktu terbaik untuk rapat adalah selama 15-20 menit, atau sekalian 2 jam," ucapnya.

Altman mengatakan bahwa ia berusaha menghindari pertemuan-pertemuan yang menyita waktunya. Karena sejauh ini, sebanyak 90 persen pertemuan yang ia hadiri dinilai tidak efektif.  “Sisanya adalah rapat yang benar-benar efektif," katanya. 

Bukan berarti anak buahnya bisa leha-leha. Sebab pria 38 tahun ini bisa saja mengajak rapat mereka secara dadakan setelah memperoleh ide-ide baru.

Di waktu senggangnya itu, Altman juga berpikir tentang apa yang harus ia kerjakan. Untuk kegiatan yang satu ini, dia lebih suka menggunakan kertas dan pena ketimbang memanfaatkan gawai atau perangkat elektronik digital.

Unik memang. Meski dikenal sebagai salah satu petinggi yang berkutat dengan dunia digital yakni artificial intelligence-nya yang mendunia, justru dia berkutat dengan alat kerja konvensional. Tidak hanya itu, Altman juga melakukan keanehan lainnya.  

Dalam soal minuman, Altman memilih espresso sebagai favoritnya. Di pagi hari, dia menenggak minuman yang merupakan ekstraksi kopi ini dengan jumlah besar tanpa sedikit pun mengisi perutnya dengan sarapan. Orang dengan lambung normal sudah pasti akan menemui masalah. 

Tapi Altman tidak. Pada siang harinya, setelah makan siang, dia kembali meminum espresso. Setelah itu, dia meneruskan pola makannya dengan berpuasa selama 15 jam dalam sehari.

Walaupun banyak mengonsumsi kafein, Altman tetap mementingkan waktu tidurnya. Sebab katanya, tidur adalah hal paling penting yang dia butuhkan untuk menjaganya tetap produktif. Altman juga menghindari makan terlalu banyak dan minum alkohol di waktu yang berdekatan dengan waktu tidur. Ini demi menjaga kualitas tidurnya.

Sebelum tidur, Altman akan menggunakan alat pelacak tidur (sleep tracker) untuk mengatur ruangannya ke dalam kondisi dingin, gelap, dan tenang. Jika suhu masih dirasa kurang dingin, ia akan menggunakan bantalan pendingin dan meminum pil tidur atau ganja medis untuk membantunya terlelap.

Bos Chat GPT itu menuturkan, dirinya sudah menjadi vegetarian sejak masih kecil dan rajin minum protein untuk menyempurnakan dietnya, walau sebenarnya ia tak suka. Altman juga berusaha menghindari makanan-makanan pedas karena berpotensi menyebabkan peradangan dan gangguan pencernaan. Dia juga pantang makanan dengan kadar gula yang tinggi. "Tidak terlalu suka dengan yang manis-manis," ucapnya.

Selain aturan makan yang diatur dengan ketat, Altman juga sangat memperhatikan kebugaran fisiknya. Setiap harinya, dia berolahraga dengan mengangkat beban selama satu jam. Latihan otot itu dia lakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu. 

Namun sesekali Altman juga melakukan latihan interval dengan intensitas tinggi. “Selain peningkatan produktivitas, program olahraga ini juga yang membuat saya merasa paling baik secara keseluruhan,” tuturnya.

Setiap tiga bulan sekali, Altman rutin melakukan tes darah untuk mengetahui vitamin apa yang ia butuhkan. Diketahui, Altman mengonsumsi obat diabetes metformin untuk memperlambat penuaan.

Altman, yang lahir di Chicago, 22 April 1985 ini, diketahui terobsesi dengan umur yang panjang. Pola makan dengan segala pantangan, ditambah dengan latihan fisik, merupakan caranya memiliki tubuh yang sehat sehingga bisa mencapai usia yang panjang.

Namun umur panjang saja tidaklah cukup. Elemen lainnya berupa keamanan, kenyamanan, dan juga harta benda juga dia persiapkan. Pasokan senjata, emas, serta perlengkapan bertahan hidup dari serangan penyebaran virus adalah semua pernik yang dipersiapkannya. Dia pun berjaga-jaga bila perang nuklir benar pecah atau saat kiamat datang. 


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Human Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo