Arina.id— Mungkin saudara sudah banyak yang tahu mengapa Muharram begitu istimewa dalam tradisi dan keyakinan umat Islam. Bulan Muharram—selain dijadikan permulaan dalam kalender Hijriyah—juga menyimpan banyak peristiwa ajaib, kejadian-kejadian besar, dan keunggulan amalan yang dijelaskan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW.
Bulan Muharram mashur disebut sebagai bulan haram (asyhurul hurum), di samping bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Sejumlah riwayat dan tradisi ulama menyebut, bulan Muharram dipercaya menjadi saksi atas berbagai peristiwa besar yang terjadi kepada para Nabi.
Kitab I’anah Al-Thalibin, j. II, h. 302 menerangkan, beberapa kejadian menakjubkan di bulan Muharram bukan hanya terjadi pada Nabi Muhammad dengan peristiwa hijrah, melainkan terhadap nabi-nabi sebelumnya. Sebagai contoh peristiwa penyucian Nabi Adam, diselamatkannya Nabi Ibrahim dari kobaran api, hingga dikeluarkannya Nabi Yunus dari isi perut ikan.
Penyebutan peristiwa-peristiwa tersebut kemudian berkaitan erat dengan perintah Allah dan Rasulullah untuk melaksanakan puasa sunah ‘Asyura atau tanggal 10 Muharram:
(فائدة) عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: قال رسول الله (ص): إن الله عزوجل افترض على بين إسرائيل صوم يوم في السنة، وهو يوم عاشوراء، - وهو اليوم العاشر من المحرم - فصوموه ووسعوا على عيالكم فيه، فإنه من وسع فيه على عياله وأهله من ماله وسع الله عليه سائر سنته فصوموه، فإنه اليوم الذي تاب الله فيه على آدم فأصبح صفيا، ورفع فيه إدريس مكانا عليا، وأخرج نوحا من السفينة ونجى إبراهيم من النار، وأنزل الله فيه التوراة على موسى، وأخرج فيه يوسف من السجن، ورد فيه على يعقوب بصره، وفيه كشف الضر عن أيوب، وفيه أخرج يونس من بطن الحوت، وفيه فلق البحر لبني إسرائيل، وفيه غفر لداود ذنبه، وفيه أعطى الله الملك لسليمان، وفي هذا اليوم غفر لمحمد (ص) ما تقدم من ذنبه وما تأخر، وهو أول يوم خلق الله فيه الدنيا. وأول يوم نزل فيه المطر من السماء يوم عاشوراء، وأول رحمة نزلت إلى الارض يوم عاشوراء.
Artinya:“Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: ‘Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla memfardlukan puasa sehari dalam setahunnya, yakni puasa hari ‘Asyura, yakni hari ke-sepuluh dari bulan Muharram. Maka berpuasalah kalian dari berilah kelapangan kepada keluarga kalian semua. Karena barangsiapa yang memberikan kelapangan kepada keluarga dan kerabatnya di hari tersebut dengan menggunakan harta yang ia miliki, niscaya Allah akan memberikan kelapangan kepadanya sepanjang tahun”.
Menukil dari hadis riwayat Abu Hurairah RA, kesunahan berpuasalah di hari ‘Asyura karena pada hari tersebut ada sejumlah kejadian istimewa. Berikut ini 22 kejadian fenomenal yang tersusun dari sejumlah riwayat:
- Hari diterimanya taubat Nabi Adam AS hingga ia menjadi pribadi yang suci.
- Hari diangkatnya Nabi Idris AS ke tempat yang mulia
- Hari dikeluarkannya Nabi Nuh AS dari bahteranya
- Hari diselamatkannya Nabi Ibrahim dari api
- Hari dimana Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa AS
- Hari dikeluarkannya Nabi Yusuf dari sumur
- Hari dikembalikannya penghlihatan Nabi Yakub AS
- Hari disembuhkannya Nabi Ayub AS
- Hari dikeluarkannya Nabi yunus AS dari perut ikan
- Hari terbelahnya laut merah hingga Bani Israil bisa menyelamatkan diri mereka
- Hari diampuninya dosa-dosa Nabi Dawud
- Hari dimana Allah memberikan tahta kepada Nabi Sulaiman
- Hari dimana Allah mengampuni Nabi Muhammad SAW dan umatnya atas dosa mereka terdahulu dan yang akan datang
- Hari dimana Allah menciptakan dunia
- Hari pertama kali Allah menurunkan hujan di bumi
- Hari dimana pertama kali Allah menurunakan rahmat-Nya di bumi. Di akhir penjelasan, tersebutkan pula keajaiban lainnya, yakni:
- Allah menciptakan singgasana-Nya (‘Arsy)
- Allah menciptakan Malaikat Jibril AS
- Allah menciptakan Lauh Mahfudz
- Allah menciptakan Qalam
- Allah mengangkat Nabi ISA AS
- Hari terjadinya kiamat”.
Meski sebagian riwayatnya bersifat israiliyyat (bersumber dari tradisi Bani Israil) atau berstatus lemah (dhaif), para ulama, termasuk salah satu diantaranya ialah penulis kitab I’anah al-Thalibin menyebutnya sebagai pelajaran spiritual yang penuh hikmah.
Pada prinsipinya, Bulan Muharram adalah momentum berharga untuk memperbanyak amal ibadah dan mengambil pelajaran dari sejarah para nabi. Peristiwa-peristiwa besar yang terjadi di dalamnya menjadi pengingat bahwa pertolongan Allah selalu datang kepada orang-orang yang bersabar dan bertakwa. Amalan seperti puasa, sedekah, dan muhasabah diri akan menjadi bekal terbaik dalam mengisi tahun yang baru.
Editor: Muhammad Zunus


