Dark
Light
Dark
Light

Menerka Tempat-tempat Misterius yang Disebut Al-Quran dan Hadits

Menerka Tempat-tempat Misterius yang Disebut Al-Quran dan Hadits

Al-Qur'an, kitab suci umat Islam, mengandung banyak rahasia dan misteri yang telah memikat pikiran manusia selama berabad-abad. Di antara cerita-cerita dan peristiwa yang tertulis di dalamnya, ada beberapa tempat yang disebutkan dengan detail, namun tak sedikit Al-Quran menyebut tempat-tempat yang memiliki makna atau elemen misterius dalam konteks cerita atau ajarannya hanya dengan isyarat. Misalnya, dalam Al-Quran disebutkan tentang tempat-tempat seperti "Makam Raja Dzulqarnain" (Surah Al-Kahf, 18:83-98) dan "Kota Madian" (Surah Al-Qasas, 28:22-28), yang memiliki aspek misterius dalam cerita-cerita yang berkaitan dengan mereka.

Dari banyaknya tempat di muka bumi yang disebutkan di dalam Al-Quran dan Hadits, setidaknya ada lima tempat yang masih menjadi misteri. Hal ini disebabkan karena sedikitnya informasi mengenai tempat-tempat tersebut sehingga tidak ada seorang pun yang tahu pasti di mana keberadaannya.

Banyak orang yang menerka-nerka lokasi tempat-tempat misterius itu berdasarkan petunjuk-petunjuk yang ada. Akan tetapi, petunjuk-petunjuk tersebut sangatlah sedikit, serta tidak disampaikan secara rinci dan jelas sehingga tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Berikut beberapa tempat misterius di muka bumi yang disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits.

1. Tempat Keluarnya Dajjal

Secara bahasa, kata Dajjal merupakan kata yang menggunakan shigha mubalaghah, yang berarti pembohong besar. Secara istilah, Dajjal artinya orang yang menutupi sesuatu. Karenanya, Dajjal disebut sebagai ia yang paling berdusta dan telah menutupi kebenaran.

Munculnya Dajjal merupakan salah satu tanda akan datangnya hari kiamat. Dajjal akan membawa fitnah yang amat besar nan dahsyat kepada umat manusia sehingga yang mengetahuinya akan terkejut akalnya dan terguncang hatinya.

Melansir NU Online, menjelang hari kiamat Dajjal akan keluar dari Khurasan, atau Ashbihan, atau sekitarnya.
 
‘Aisyah RA, mengatakan bahwa: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَىٌّ كَفَيْتُكُمُوهُ وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّال بَعْدِى فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ إِنَّهُ يَخْرُجُ فِى يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِىَ الْمَدِينَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا حَتَّى الشَّامِ مَدِينَةٍ بِفِلَسْطِينَ بِبَابِ لُدٍّ – وَقَالَ أَبُو دَاوُدَ مَرَّةً حَتَّى يَأْتِىَ فِلَسْطِينَ بَابَ لُدٍّ – فَيَنْزِلَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فَيَقْتُلَهُ ثُمَّ يَمْكُثَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فِى الأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً إِمَاماً عَدْلاً وَحَكَماً مُقْسِطاً
 

“Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku sesungguhnya Rabb kalian ‘azza wajalla tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbihan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu. Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk Madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota Palestina di pintu Lud.” Sesekali Abu Daud berkata, “Hingga Dajjal datang (tiba) di Palestina di pintu Lud, lalu Isa ‘alaihis salam turun dan membunuhnya, kemudian Isa ‘alaihis salam tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil,” (HR Ahmad, 6/75).

Berdasarkan pendapat beberapa sahabat dan ulama otoritatif, Dajjal adalah seorang Yahudi. Pendapat ini sejalan dengan hadits shahih riwayat Imam Muslim, dikatakan bahwa Dajjal adalah seorang Yahudi.


‎إنه يهودي وإنه لا يولد له ولد وإنه لا يدخل المدينة ولا مكة
 

"Sesungguhnya ia adalah seorang Yahudi. Sesungguhnya ia tidak punya keturunan. Sesungguhnya ia tidak bisa masuk di Madinah, dan tidak masuk Makkah."

Dari dua hadits di atas, diketahui Dajjal adalah seorang Yahudi yang tidak memiliki anak. Ketika hari kiamat tiba, ia akan muncul dari dari Khurasan, atau Ashbihan, atau sekitarnya. Ada dua kota yang tidak dapat dimasuki oleh Dajjal, yaitu Makkah dan Madinah.

Meski demikian, ada kepercayaan lain yang menyebutkan bahwa pulau tempat keluarnya Dajjal dirahasiakan Allah Swt. Tempat tersebut disembunyikan dari pandangan manusia sehingga mereka tidak akan melihatnya meskipun telah menginjakkan kaki di pulau tersebut ('Abd al-Wahhab 'Abd as-Salam Tawilah. Mengungkap Berita Besar dalam Kita Suci).

Dalam beberapa sumber, pulau Socrota di Yaman diyakini sebagai pulau tempat keluarnya Dajjal. Pulau ini sangat terisolasi sehingga segala jenis flora dan faunanya hanya dapat ditemukan di pulau tersebut. Salah satu keunikan floranya ada pada pohon yang bernama pohon Berdarah Naga atau Dragon Blood Tree, pohon yang dapat mengeluarkan cairan seperti darah. Tidak hanya itu di pulau Socrota juga terdapat hutan Kemenyan. Walau demikian, tidak ada dalil yang kuat yang dapat membenarkan bahwa pulau Socrota adalah tempat keluarnya Dajjal. Hal ini dikarenakan tidak ada literatur Islam yang menyebutkan petunjuk mengenai pulau tersebut secara rinci dan jelas.

Ada juga yang percaya bahwa Dajjal akan keluar dari pulau yang berada di kawasan Bermuda, ada pula yang percaya pulau tersebut berada di dimenasi yang berbeda dengan dimensi di mana manusia hidup.

2. Istana Nabi Sulaiman AS
Sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran, Nabi Sulaiman memiliki istana yang begitu indah, megah, dan sangat menakjubkan. Lantai istana tersebut terbuat dari marmer yang berkilauan bak air.

Istana Nabi Sulaiman merupakan pemberian Allah kepadanya sebagai bentuk jawaban atas doa Nabi Sulaiman. Adapun bunyi doa tersebut sebagai berikut:
 
"Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahilah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi" QS. Shaad: 35.

Disebutkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya, Sulaiman ketika membangun Baitul Maqdis, memohon kepada Allah SWT. tiga permohonan. Allah SWT. kabulkan dua permohonan dan mudah-mudahan permohonan yang ketiga diberikan kepada kita. Dia meminta kepada-Nya, permohonan ini dikabulkan. Dia juga meminta agar dibeirkan kerajaan yang tak dapat ditandingi oleh orang setelahnya, permohonan ini dikabulkan. Dia juga meminta agar dihapuskan semua kesalahan orang yang keluar dari rumahnya dengan tujuan untuk salat di masjid ini, sehingga ia kembali suci sebagaimana ketika baru keluar dari rahim ibunya. Kami memohon agar Allah SWT. memberikan pada kita permohonannya yang ketiga ini." (HR. Nasa'i dan Ibnu Majah).

Berdasarkan literatur bangsa Yahudi, istana Nabi Sulaiman disebut dengan Solomon Temple (kuil Sulaiman). Akan tetapi tidak ada yang tersisa dari istana Nabi Sulaiman kecuali Tembok Sebelah Barat. Tembok tersebut dipercaya sebagai reruntuhan istana Nabi Sulaiman oleh orang Yahudi dan diberi nama Wailing Wall atau Tembok Ratapan.
 
3. Telaga Ainul Hayat
Ainul Hayat adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, artinya mata kehidupan. Secara istilah, para ahli tafsir mengartikan Ainul Hayat sebagai mata air atau telaga yang apabila seseorang meminum air darinya, maka orang tersebut akan memiliki umur panjang hingga hari kiamat tiba. Dan orang tersebut hanya dapat meninggal jika ia memohon kepada Allah SWT untuk dimatikan.

Sejak zaman dahulu sampai zaman sekarang, telaga Ainul Hayat merupakan topik yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini dikarenakan tidak ada satu pun orang yang mengetahui di mana keberadaan mata air keabadian itu.

Dipercaya bahwa Nabi Khidir AS. merupakan satu-satunya orang yang pernah meminum air dari telaga tersebut, karenanya ada beberapa pendapat yang meyakini Nabi Khidir masih hidup sampai saat ini, seperti tertera dalam buku bertajuk The Golden Story of Zulkarnain karya Rizem Aizid.

4. Dinding Penghalang Ya’juj dan Ma’juj
Ya’juj dan Ma’juj bukanlah nama dari dua orang, melainkan nama dari dua kaum besar anak cucu Adam yang berasal dari keturunan Yafits bin Nuh. Para sejarawan mengatakan bahwa Nuh memiliki tiga putra, yakni Sam, Ham, dan Yafits, seperti tertulis dalam buku berjudul Mengungkap Berita Besar dalam Kitab Suci oleh ‘Abd al-Wahhāb ‘Abd al-Salām Ṭawīlah.

Dari Samurah bin Jundub r.a., Rasulullah SAW. bersabda, "Putra Nuh ada tiga, yaitu Sam, Ham, dan Yafits." (HR. Ahmad dan Hakim).

Ibnu Abdul Barr menyebutkan ijma' ulama bahwa Ya’juj dan Ma’juj adalah putra dari Yafits. Dikatakan oleh Imam Nawawi, pendapat tersebut adalah pendapat mayoritas.

Mengutip dari NU Online, menurut Mushthafa al-Bagha, Ya’juj dan Ma’juj adalah suku bangsa yang memiliki warga yang sangat banyak, dengan akhlak dan perilakunya yang aneh, keburukannya massif serta menjadi salah satu pertanda datangnya hari kiamat kubra (besar).

Sebagaimana dikisahkan dalam al-Quran Surat al-Kahfi bahwa Ya’juj dan Ma’juj hidup di balik sebuah dinding yang besar nan tebal yang dibangun oleh Dzulqarnain. Dinding raksasa itu terbuat dari besi dan timah panas yang terletak di antara dua gunung besar. Dinding tersebut berguna mencegah terjadinya kerusakan dalam skala besar di muka bumi yang dilakukan Ya’juj dan Ma’juj. Adapun dinding ini akan tetap berdiri sampai waktu yang telah ditentukan, yaitu hari kiamat.

Dari Hudzaifah bin Asid r.a. -dalam hadits yang lain- dikatakan bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum kalian melihat sepuluh tandanya, lalu ia menyebutkan tanda-tanda kiamat, yaitu awan tebal, turunnya Dajjal, binatang ternak berkeliaran, matahari terbit dari barat, turunnya Isa bin Maryam, dan turunnya Ya’juj dan Ma’juj. (HR. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
 
5. Gunung Qaf
Dikisahkan oleh seorang pejuang bahwa ia melihat atau Gunung Qaf. Di balik gunung Qaf terdapat sebuah dataran berwarna putih yang tidak ditumbuhi tumbuhan. Ada begitu banyak yang memenuhi dataran tersebut sehingga apabila dijatuhkan sebuah jarum, maka jarum tersebut akan mengenai salah satu malaikat.

Sejalan dengan penjelasan di atas, dalam buku bertajuk Thaharatul Qulub: Nasihat-Nasihat Sufistik Pembersih dan Pengobat Hati karya Syaikh Abdul Aziz ad-Dirini, diriwayatkan bahwa dahulu bumi bertingkah angkuh kepada air sehingga Allah menciptakan pegunungan yang kukuh di muka bumi agar bumi berhenti berlagak sombong. Allah juga menciptakan satu gunung yang yang mengelilingi bumi. Gunung ini bernama Qaf, gunung yang terbuat dari zamrud hijau. Diceritakan, di balik gunung Qaf terdapat hamparan luas yang terbuat dari salju. Luas hamparan salju ini sekitar lima ratus tahun perjalanan.

Ahli tafsir menyebutkan bahwa gunung Qaf adalah induk dari semua gunung di muka bumi. Akan tetapi tidak ada satu pun orang yang mengetahui di mana gunung Qaf berada sehingga keberadaan gunung ini masih menjadi misteri.

Pada kesimpulannya, tidak seorang pun mengetahui secara rinci dan jelas di mana tempat-tempat tersebut berada. Berbagai spekulasi dan interpretasi yang ada juga belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga keberadaan tempat-tempat ini masih menjadi misteri.


Editor: Muhammad Zunus
Al-Quran Digital

Islami Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo