Arina.id - Manusia, oh manusia. Ada-ada saja kelakuannya. Kisah seorang petani di China ini bikin geleng-geleng kepala. Kisahnya dengan babi kesayangan menyebabkan petaka pemadaman listrik di seluruh desa selama berjam-jam hingga membuatnya dikenai denda satu setengah ribu dolar.
Sebab-musababnya, si petani itu mengangkut si babi menggunakan drone. "Namun ketika babi pertama diangkut dan terbang, ternyata drone terjebak di udara gara-gara tersangkut saluran kabel listrik tegangan tinggi yang menjulur dari atas gunung," demikian laporan China Morning Pos.
Insiden itu terjadi di barat daya China. Kecelakaan lalu menyebabkan korsleting dan pemadaman listrik. Akibat insiden itu penduduk desa menghabiskan sepuluh jam tanpa listrik. Pengerjaan perbaikan diperkirakan menelan biaya sekitar satu setengah ribu dolar.
Polisi sedang menyelidiki si petani. Dia mungkin menghadapi hukuman administratif, karena menurut data awal, dia bisa dianggap melanggar aturan pengoperasian drone. Pria itu mungkin juga berkewajiban membayar kompensasi kerusakan yang ditimbulkannya pada peralatan listrik.
Cerita dari Finlandia berbeda lagi. Seorang mekanik bengkel mobil dipecat oleh bosnya karena cuti sakit. Namun yang bikin geleng kepala ialah alasan cuti si mekanik hanya gara-gara kematian seekor kucing.
Menurut beberapa media Finlandia, kucing kesayangan si pria itu jatuh sakit parah sehingga harus dimatikan. Karena syok dan tak kuasa menahan kesedihan, si mekanik kemudian mengambil cuti sakit. Dia kemudian izin disertai surat keterangan dokter kepada majikan.
Akan tetapi si majikan menolak menerima izinnya. Menurut surat kabar setempat, si bos marah kemudian memberi ultimatum kepada si karyawan: "kembali bekerja atau mengundurkan diri," demikian dilaporkan media setempat, Bild.
Si mekanik kemudian mematuhinya. Akan tetapi pada akhirnya dia masih kehilangan pekerjaan karena konflik dengan majikan. Setelah itu, si karyawan mengajukan gugatan terhadap perusahaan ke pengadilan yang memihak dia. Si bos yang menjadi terdakwa diperintahkan membayar kompensasi lebih dari 40.000 euro.
Sayangnya, ketika keputusan pengadilan keluar dan memenangkan si mekanik, ia tidak bisa melihatnya karena keburu meninggal dunia akibat sakit yang disebabkan syok dan kesedihan berlarut-larut akibat kematian kucing. Pengadilan kemudian memasukkan kompensasi dalam warisannya.
Sumber: Ria Novosti
Editor: Muhammad Taufiq


