Dark
Light
Dark
Light

Sopankah Gen Z Stare, Tren Tatapan Tanpa Ekspresi?

Sopankah Gen Z Stare, Tren Tatapan Tanpa Ekspresi?

Arina.id - Fenomena “Gen Z stare” atau “tatapan datar tanpa ekspresi” kini marak di media sosial dan interaksi sosial anak muda. Gaya ini biasanya ditandai dengan ekspresi wajah kosong, minim emosi, dan tatapan tajam yang seolah tak peduli pada lingkungan sekitar.

Bagi sebagian orang, ini dianggap sebagai bentuk ekspresi diri atau gaya khas generasi Z. Namun, bagaimana pandangan Islam terhadap hal ini, terutama dalam konteks kesopanan dan adab?

Adab dalam Ekspresi Wajah dalam Islam

Islam sangat menekankan pentingnya akhlak dan adab, termasuk dalam ekspresi wajah. Rasulullah SAW bersabda:

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئاً، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Artinya: "Janganlah kamu meremehkan kebaikan sekecil apapun, sekalipun hanya dengan menyambut saudaramu dengan wajah yang ramah." (HR. Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa menampilkan wajah yang ramah adalah bagian dari kebaikan. Dalam Islam, wajah ceria dan ramah menjadi bentuk penghormatan kepada orang lain dan merupakan adab sosial yang mulia.

Tatapan dan Pandangan dalam Islam

Islam juga mengatur adab memandang orang lain, terlebih kepada saudara seiman kita yang lebih tua. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surat An-Nur ayat 30:

قلْ لِّلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوْا مِنْ اَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوْا فُرُوْجَهُمْۗ ذٰلِكَ اَزْكٰى لَهُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا يَصْنَعُوْنَ ۝٣٠

Artinya: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang mereka perbuat”.

Ayat ini menekankan pentingnya menjaga pandangan, baik agar tidak memandang lawan jenis dengan nafsu maupun agar tidak memandang orang lain dengan tatapan yang menyakiti atau merendahkan. Tatapan datar yang tajam, jika mengandung unsur ketidaksopanan, pelecehan, atau intimidasi, jelas bertentangan dengan prinsip ini.

Apakah Gen Z Stare Selalu Negatif?

Perlu dibedakan antara "Gen Z stare" yang sekadar ekspresi pribadi tanpa niat menyakiti atau merendahkan, dengan tatapan sinis, meremehkan, atau menantang. Dalam Islam, niat menjadi ukuran penting suatu perbuatan. Jika seseorang menatap datar hanya karena sedang lelah, tidak ingin basa-basi, atau sedang cemas, maka tidak serta-merta dianggap tidak sopan.

Namun, jika tatapan itu disengaja untuk mengintimidasi, menunjukkan superioritas, atau tidak menghargai orang lain, maka bisa jatuh pada perilaku ghillun (kedengkian) atau takabbur (kesombongan) yang dikecam dalam Islam.

Islam tidak melarang perubahan gaya sosial, selama tidak melanggar prinsip-prinsip adab dan akhlak. Maka dari itu, penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa kebebasan berekspresi tetap harus diiringi dengan empati, sopan santun, dan rasa hormat terhadap orang lain.

Dengan demikian bisa tarik kesimpulan bahwa “Gen Z stare" tidak otomatis dianggap tidak sopan dalam Islam, tergantung konteks dan niatnya. Namun, jika ekspresi tersebut menyiratkan ketidakpedulian, penghinaan, atau merendahkan orang lain, maka bertentangan dengan nilai-nilai akhlak dalam Islam.

Seorang Muslim dianjurkan untuk menampilkan wajah ramah, menjaga adab pandangan, dan memperlakukan orang lain dengan sopan, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Wallahu a'lam.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo