Dark
Light
Dark
Light

7 Adab Pulang dari Haji: dari Berdoa hingga Tak Boleh Pamer

7 Adab Pulang dari Haji: dari Berdoa hingga Tak Boleh Pamer

Jemaah haji kloter pertama telah pulang ke tanah air dan berjumpa sanak keluarga dan tetangga. Kedatangan mereka pun disambut penuh suka cita sesuai adat dan tradisinya. Tampak di beberapa daerah menggelar acara penyambutan jemaah haji dengan ciri khas kebiasaan yang ada pada daerah masing-masing.

Dalam Islam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang baru pulang dari haji, khususnya terkait adab yang dianjurkan bahkan disunnahkan. Berikut ini 7 di antaranya:

1. Membaca doa selama perjalanan pulang

Diriwayatkan dari Ibnu Umrah, saat perjalanan pulang setelah melakukan peperangan, haji, atau umrah, biasanya Rasulullah saw bertakbir tiga kali setiap kali berjalan di tanjakan, lalu beliau berdoa:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ، وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ، سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ، صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحَدَهُ

Lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahû, lahul mulku, wa lahul hamdu, wa huwa 'alâ kulli syai'in qadîr, âyibûna, tâ'ibûn, 'âbidûn, sâjidûn li rabbinâ hâmidûn, shadaqallâhu wa'dahû, wa nashara 'abdahû, wa hazamal ahzâba wahdahû.

Artinya: "Tiada tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Segenap kekuasaan dan pujian adalah milik-Nya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami pulang, bertobat, beribadah, bersujud, dan memuji Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, memenangkan hamba-Nya, dan mengalahkan persekutuan kaum kafir sendirian." (HR Bukhari dan Muslim).

2. Pulang langsung ke rumah

Dianjurkan para jemaah haji sat pulang langsung menuju kediamannya masing-masing tanpa mampir ke tempat lain. Rasulullah saw bersabda:

إِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ حَجَّهُ فَلْيُعَجِّلُ الرِّحْلَةِ إِلَى أَهْلِهِ فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِأَجْرِهِ

Artinya: "Jika salah seorang dari kalian telah selesai mengerjakan hajinya, hendaklah dia segera pulang kepada keluarganya, karena itu lebih besar pahalanya." (HR. Ad-Daruquthni).

3. Membaca doa di perbatasan kampungnya

Setelah melihat perbatasan kampung halamannya, jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci dianjurkan mengucapkan doa sebagai berikut:

باسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ إنِّي أسألُكَ خَيْرَها وَخَيْرَ أهلها وَخَيْرَ ما فِيها وأعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّها وَشَرّ أهلها وَشَرّ مَا فِيهَا

Bismillâh allâhumma innî as-aluka khaira hâdzihi-s-sûqi wa khaira mâ fîhâ wa a'ûdzubika min syarrihâ wa syarri mâ fîhâ.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon Engkau memberiku kebaikan negeri ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan apa saja yang ada di dalamnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini, kejahatan penduduknya, serta kejahatan apapun yang ada di dalamnya."

4. Melaksanakan sholat sunnah

Sesampainya di daerahnya, jemaah haji dianjurkan melaksanakan sholat sunnah dahulu di masjid. Maksudnya, disunnahkan masuk ke masjid terlebih dahulu untuk menunaikan sholat sunnah qudum minas safar (pulang dari bepergian) sebanyak dua rakaat. 

Hal ini berdasarkan salah satu hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Ka’ab:

عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَقْدَمُ مِنْ سَفَرٍ إِلَّا نَهَارًا فِي الضُّحَى فَإِذَا قَدِمَ بَدَأَ بِالْمَسْجِدِ فَصَلَّى فِيهِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ جَلَسَ فِيهِ

Artinya: "Diriwayatkan dari Ka’b bin Malik bahwa kebiasaan Rasulullah pulang dari bepergian itu pada waktu Dhuha, lalu beliau menuju ke masjid melaksanakan sholat sunnah dua rakaat dan duduk di dalam masjid". (HR Muslim)

Imam Nawawi menjelaskan dalam Syarah Muslim:

حَدِيث جَابِر قَالَ : اِشْتَرَى مِنِّي رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعِيرًا ، فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَة أَمَرَنِي أَنْ آتِي الْمَسْجِد فَأُصَلِّي رَكْعَتَيْن

Artinya: "Hadits riwayat Jabir, ia berkata, Rasulullah membeli untaku, sesampainya di Madinah, Rasulullah memerintahkan untuk mendatangi masjid lalu sholat sunnah (qudum minassafar) dua rakaat."

5. Berdoa saat masuk rumah

Adab ini dicontohkan Rasulullah sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra:

روينا في كتاب ابن السني عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا رجع من سفره، فدخل على أهله قال: توبا توبا، لربنا أوبا، لا يغادر حوبا

Artinya: “Diriwayatkan kepada kami dalam kitab Ibnu Sinni dari Ibnu Abbas ra, ia mengatakan bahwa Rasulullah saw sepulang dari perjalanan, lalu menemui keluarganya, berdoa, ‘Tauban, tauban, li rabbinâ, lâ yughâdiru hauban,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 194-195).

6. Tidak pamer

Anjuran untuk tidak pamer atau riya' ini disebutkan dalam hadits riwayat Ibnu Hibban:

حجَّ النَّبيُّ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ علَى رَحْلٍ رثٍّ وقَطيفةٍ تُساوي أربعةَ دراهمَ أو لا تُساوي ثُمَّ قالَ اللَّهمَّ حَجَّةٌ لا رياءَ فيها ولا سُمعةَ

Artinya: "Nabi Muhammad menunaikan ibadah haji menggunakan tunggangan dekil dan pelana yang senilai empat dirham atau bahkan tidak senilai itu. Beliau berdoa: Allahumma hajjatun la riya'a fiha wa la sum'ata. (Ya Allah, jadikan ibadah hajiku ini tidak riya' dan tidak sombong.)" (HR. Ibnu Majah, 2355)

7. Tidak berkata kotor dan tidak melakukan maksiat

Merupakan tanda kemabruran seseorang setelah berhaji adalah tidak berkata kotor dan menjauhi perbuatan maksiat. Dalam salah satu hadits disebutkan:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ رواه البخاري ومسلم والنسائي وابن ماجه والترمذي إلا أنه قال غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ 

Artinya: "Dari sahabat Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Siapa saja yang berhaji dan tidak berbuat rafats dan tidak berbuat fasik (melakukan maksiat), maka ia akan kembali suci seperti hari dilahirkan oleh ibunya,’ (HR Bukhari, Muslim, An-Nasai, dan Ibnu Majah) dan At-Tirmidzi tetapi pada riwayatnya Rasulullah bersabda, ‘Maka dosanya yang terdahulu akan diampuni.’”


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo