Arina.id - Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat bagi umat Islam untuk 'panen' pahala. Jika diibaratkan seperti toko online, Ramadan adalah flash sale event dengan diskon besar-besaran. Bedanya, yang didiskon adalah dosa dan yang dilipatgandakan adalah pahala. Betapa mudahnya meraih kebaikan di bulan ini! Setiap amal baik diberi ganjaran berlipat, setiap doa lebih mustajab, dan pintu ampunan terbuka lebar.
Masih banyak lagi keutamaan di bulan Ramadan ini. Oleh karena itu rasanya sangatlah merugi jika kesempatan emas ini tidak dimanfaatkan sebaik mungkin. Maka, jangan biarkan Ramadan berlalu begitu saja tanpa meningkatkan amal ibadah. Yuk, simak 6 keutamaan Ramadan dibanding bulan lain yang membuat bulan lain hanya bisa iri!
1. Bulan Diturunkannya Al Qur’an
Sejatinya Al Qur’an telah ada lengkap di Lauh Mahfudz, namun ia baru diturunkan di langit dunia pada bulan Ramadan tepatnya di malam Lailatul Qadar. Lantas turun dan diwahyukan kepada Rasulullah SAW berangsur-angsur ayat per ayat selama kurun waktu 23 tahun.
نَزَل الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً مِنَ اللَّوْحِ الْمَحْفُوظِ إِلَى بَيْتِ الْعِزَّةِ فِي السَّمَاءِ الدُّنْيَا، وَذَلِكَ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ، وَفِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ مِنْهُ عَلَى التَّعْيِينِ. ثُمَّ نَزَل مُفَصَّلاً بِحَسَبِ الْوَقَائِعِ فِي ثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ سَنَةً. كَمَا وَرَدَ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ: {شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِل فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Artinya: ”Al-Qur’an diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia pada bulan Ramadan, tepatnya pada malam Lailatul Qadar. Setelah itu, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap sesuai dengan kejadian yang terjadi selama 23 tahun. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah: 185). (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, juz 23 halaman 143)
2. Kewajiban Puasa Ramadan 1 Bulan Penuh
Ramadan menjadi bulan yang istimewa dibandingkan dengan bulan lainnya karena dipilih sebagai waktu untuk menjalankan kewajiban puasa selama satu bulan penuh. Puasa di bulan Ramadan juga menjadi tanda kesempurnaan dalam beragama bagi seorang Muslim, sebab ibadah ini termasuk dalam rukun Islam, pondasi utama dalam agama Islam. Jika salah satu rukun ini tidak dijalankan, maka kesempurnaan dalam beragama pun tidak tercapai.
بُنِيَ الإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَاّ اللَّهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُول اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Artinya: ”Islam dibangun di atas lima perkara: Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, menunaikan haji ke Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadan.” (HR Bukhari Muslim)
3. Dilipatgandakannya Pahala Amal Ibadah
Pahala beramal di bulan Ramadan akan dilipatgandakan daripada beramal di bulan lain, ini menunjukkan betapa istimewanya bulan Ramadan ini. Bahkan dalam literatur kitab klasik ditemukan keterangan bahwa membaca 1 kali kalimat tasbih di bulan ini, lebih utama daripada 1.000 kali membaca kalimat tasbih di bulan lain.
تَسْبِيحَةٌ فِي رَمَضَانَ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ تَسْبِيحَةٍ فِيمَا سِوَاهُ
Artinya: "Satu kali tasbih di bulan Ramadan lebih baik daripada seribu tasbih di bulan lainnya." (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, juz 23 halaman 145)
4. Bulan Dibelenggunya Setan, Tertutupnya Pintu Neraka, dan Terbukanya Pintu Surga
Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan di mana rahmat Allah melimpah, pintu-pintu surga terbuka lebar, dan setan-setan dibelenggu. Ini adalah kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah tanpa gangguan godaan setan. Bahkan, setiap malamnya, ada orang-orang yang Allah bebaskan dari api neraka.
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ، وَمَرَدَةُ الجِنِّ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ، وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ، فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ، وَيُنَادِي مُنَادٍ: يَا بَاغِيَ الخَيْرِ أَقْبِلْ، وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ، وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ، وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَة
Artinya: ”Rasulullah SAW bersabda:”Ketika malam pertama bulan Ramadan tiba, setan-setan dan jin yang durhaka dibelenggu. Pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pun yang dibuka, dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satu pun yang ditutup. Lalu, seorang penyeru berseru: “Wahai pencari kebaikan, mendekatlah! Wahai pencari keburukan, berhentilah!” Dan setiap malam, Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka.” (HR. At-Tirmidzi)
5. Bulan Paling Utama untuk Beri’tikaf
Menjalankan ibadah i’tikaf di bulan Ramadan terutama di 10 akhir bulan Ramadan sangat dianjurkan dibandingkan di bulan bulan lain. Disamping memang bulan Ramadan bulan mulia, Ibadah ini pun juga mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Sebab Rasullullah konsisten beri’tikaf di sepuluh Ramadan terakhir hingga beliau wafat.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَْوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ تَعَالَى، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ
Artinya: ”Nabi SAW senantiasa beritikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan hingga beliau wafat. Setelah itu, istri-istrinya pun mengikuti sunnah ini dan beritikaf setelah beliau.” (HR Bukhari Muslim)
6. Bulan Terjadinya Malam Lailatul Qadar
Momen malam Lailatul Qadar banyak ditunggu tunggu oleh umat Islam. Sebab malam ini merupakan malam terbaik daripada seribu bulan, pun beribadah di malam ini pahalanya sebanding dengan beribadah selama seribu bulan.
قَال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَل عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَل فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ، لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
Artinya: ”Rasulullah Saw bersabda: "Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa di dalamnya. Pada bulan ini, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang terhalang dari kebaikannya, maka sungguh ia telah merugi.”(HR. An-Nasa’i dan Ahmad). Wallahu a'lam bish shawab.
Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur
Editor: Muhammad Faizin


