Arina.id -- Hari raya Imlek tahun ini jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Dalam hari raya yang terkait Tahun Baru China tersebut, masyarakat etnis Tionghoa umumnya bakal sibuk menyiapkan aneka pernak-pernik perayaan. Tak terkecuali dengan beragam makanan khas Imlek.
Meski tak jarang aneka hidangan khas Imlek tergolong sebagai makanan non-halal, namun demikian masih banyak pula hidangan halal yang tidak mengandung babi maupun alkohol.
Namun demikian, bagi umat Muslim yang ingin turut menyantap makanan tersebut sebaiknya juga dapat memperhatikan tingkat kehalalannya.
Perhatikan sejumlah tips memilih makanan halal khas Imlek, yang sebaiknya diterapkan:
- Pilih produsen atau rumah makan bersertifikat halal.
- Perhatikan komposisi, bumbu, dan bahan makanan, tidak mengandung unsur bahan non-halal.
- Pilih makanan berbahan dasar sayur atau seafood halal.
- Pastikan proses pengolahan berjalan bersih dan halal,
- Periksa komposisi kue dan camilan, untuk memastikan tidak mengandung bahan non-halal.
Jika deretan tips di atas sudah diterapkan, maka berikut ini ada sejumlah daftar makanan halal khas Imlek yang layak untuk dicoba:
Kue Keranjang
Kue Keranjang sudah dikenal lama sebagai salah satu makanan khas Imlek. Kudapan yang juga disebut dengan Nian Gao tersebut terbuat dari bahan dasar tepung ketan dan gula merah. Kue Keranjang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.
Yu Sheng
Yu Sheng menjadi salah satu makan khas Imlek yang tergolong halal. Makanan ini masuk dalam kategori kudapan yang menyerupai salad.
Yu Sheng terbuat dari aneka parutan sayur, buah, dan ikan tuna, yang dibuat menyerupai mi. Aneka bahan tersebut dihidangkan melingkar. Sebelum menyantapnya, Yu Sheng mesti diaduk terlebih dulu.
Tang Yuan
Tang Yuan juga menjadi salah satu hidangan khas Imlek yang tergolong halal. Makanan ini juga disebut sweet rice ball, yang kerap menjadi hidangan utama ketika Festival Lentera.
Tang Yuan terbuat dari kombinasi bahan dasar kacang tanah, tepung beras, gula pasir, dan sirup. Sekilas makanan ini menyerupai mochi dengan isian kacang. Tang Yuan memiliki tekstur lengket, yang melambangkan usur kebersamaan.
Pangsit Halal
Pangsit atau Jiaozi juga identik sebagai makanan yang kerap disajikan ketika Imlek. Pangsit memiliki bentuk seperti kantong emas, yang melambangkan rezeki dan keberuntungan.
Patut diperhatikan pangsit halal biasanya diisi daging ayam, ikan, atau sayuran. Kemudian disajikan dengan kuah kaldu yang sangat kaya rasa. Kulit pangsit berbahan dasar tepung tapioka dan telur.
Mi Panjang Umur
Mi Panjang Umur merupakan salah satu hidangan Imlek yang melambangkan panjang umur dan kesehatan. Hidangan Mi Panjang Umur yang halal biasa disajikan dengan topping daging ayam, sayuran, dan jamur. Kemudian ditambah penyedap khas seperti kecap asin dan minyak wijen.
Lumpia
Lumpia turut menjadi salah satu makanan favorit ketika Imlek. Lumpia halal berisi kombinasi daging ayam, sayuran, atau udang. Lumpia dapat disajikan bersama saus kacang atau asam manis.
Bebek Panggang
Hidangan bebek panggang halal khas Imlek dapat diolah menggunakan aneka bumbu rempah, kecap asin, dan madu. Hidangan tidak diolah menggunakan campuran angciu atau bahan non-halal lainnya.
Editor: A. Sentosa


