Los Angeles. Arina.id — Sebuah helikopter medis jatuh ke laut di lepas pantai Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada Rabu (30/9/2026). Dua orang tewas, dua lainnya terluka, dan satu orang masih dalam pencarian, menurut otoritas setempat kepada media AS.
Supervisor Los Angeles County Janice Hahn mengatakan helikopter medis tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari Pulau Catalina.
"Helikopter evakuasi medis yang berangkat dari Pulau Catalina jatuh tak lama setelah lepas landas," tulis Hahn melalui X.
"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung. Saya berdoa untuk semua orang yang berada di dalam helikopter," lanjutnya.
Pulau Santa Catalina merupakan salah satu tujuan wisata di lepas pantai California Selatan. Pulau tersebut berjarak sekitar 22 mil atau 35 kilometer dari kawasan pelabuhan Los Angeles.
Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles County bersama sejumlah otoritas setempat merespons laporan jatuhnya helikopter yang berangkat dari Pulau Catalina menuju daratan utama sekitar pukul 19.53 waktu setempat atau 02.53 GMT pada Kamis (1/10/2026).
Insinyur Pemadam Kebakaran Los Angeles County Jonathan Torres mengatakan kepada stasiun televisi KTLA bahwa empat dari lima orang yang berada di dalam helikopter telah ditemukan.
"Dari lima orang yang berada di dalam helikopter, empat telah ditemukan. Satu orang masih dalam pencarian. Dua orang telah dibawa ke rumah sakit di wilayah daratan utama dalam kondisi stabil. Kami dapat memastikan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Torres.
Torres mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.
Layanan Medis Udara REACH mengatakan kepada stasiun berita lokal KABC bahwa salah satu helikopter mereka terlibat dalam insiden tersebut.
AFP telah menghubungi REACH untuk meminta keterangan terkait insiden tersebut.
Pada Oktober 2025, sebuah helikopter medis REACH juga jatuh di jalan raya California. Tiga orang yang berada di dalamnya mengalami luka kritis dan salah satu korban kemudian meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Editor:


