Iran Tawarkan Bantuan Penyelamatan Kebakaran Hutan di AS

Iran Tawarkan Bantuan Penyelamatan Kebakaran Hutan di AS

Arina.id -- Iranian Red Crescent Society atau Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) menawarkan bantuan dan menyatakan kesiapan mereka untuk mengirim tim reaksi cepat khusus, peralatan penyelamatan, serta para personel terlatih, untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut secara resmi diungkapkan oleh Pirhossein Kolivand selaku Presiden IRCS, dalam sebuah pesan kepada Cliff Holtz, CEO Palang Merah Amerika (American Red Cross), pada Sabtu (11/1/2025). Sesuai siaran pers yang dirilis web resmi IRCS, pihak Iran juga menyampaikan simpati terhadap para korban karhutla di AS.

Pirhossein Kolivand menyampaikan bahwa bencana karhutla skala besar di AS telah menghancurkan banyak sendi kehidupan, membahayakan keselamatan masyarakat, dan mengubah sejumlah daerah menjadi abu.

Menurutnya, bencana ini jelas mengusik hati nurani, dan menimbulkan kepedihan terhadap semua orang yang memiliki rasa tanggung jawab dan belas kasih di seluruh dunia. 

"Saya pastikan kepada Anda, atas nama Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran, bahwa Anda tidak sendirian di masa-masa sulit ini," jelas Kolivand, dikutip dari Antaranews.   

"Dengan memanfaatkan pengalaman luas kami dalam menangani bencana alam dan kemanusiaan, kami, di Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran, siap untuk segera mengirimkan tim reaksi cepat khusus kami, peralatan penyelamatan, dan personel terlatih yang berdedikasi untuk memberikan bantuan."

"Kami menunggu tanggapan Anda untuk memastikan koordinasi yang diperlukan," imbuhnya.

Bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah California, AS, terjadi sejak 7 Januari 2025 lalu. Wilayah bencana kian meluas menerjang apa saja termasuk wilayah pemukiman penduduk. Hal ini lantas memaksa hingga puluhan ribu orang mengungsi dari rumah-rumah mereka.

Para ahli meteorologi mengatakan penyebaran api sangat cepat, lantaran cuaca kering dan sangat berangin. Kebakaran tersebut diperkirakan sudah menghancurkan lebih dari 10 ribu bangunan

Update terbaru dari NBC News pada Minggu (12/1/2025), korban tewas kebakaran hutan dan lahan di Los Angeles, AS, suadh bertambah menjadi 13 orang.

Otoritas setempat memperkirakan jumlah korban tewas masih sangat mungkin bertambah, karena masih banyak warga yang keberadaannya belum diketahui secara pasti.  

 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo