Blitar, Arina.id – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar Jawa Timur, Prof Mohammad Mukri mengatakan bahwa mengelola lembaga perguruan tinggi sama seperti mengelola bank. Persamaan tersebut terletak pada bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat atau nasabah sehingga bisa terus bersama dalam menjalankan roda lembaga.
"Mengelola perguruan tinggi sama seperti mengelola bank. Jika masyarakat percaya maka mereka akan terus menitipkan putra-putrinya berkuliah. Jika nasabah percaya maka mereka masih mau tetap menabung,” kata pria yang juga pernah menjadi Rektor UIN Raden Intan Lampung ini kepada Arina.id, Jumat (20/9/2024).
Jika kepercayaan masyarakat kepada lembaga sudah tidak ada lagi maka bisa dipastikan kemunduran bakal dihadapi. Ukuran kepercayaan masyarakat dan kemajuan sebuah perguruan tinggi menurutnya bisa dilihat dari jumlah peminat atau pendaftar dan jumlah mahasiswa yang ada. Selain itu, kualitas perguruan tinggi juga bisa dilihat dari nilai akreditasi, jurnal kampus, dan hal-hal terkait dengan prestasi-prestasi mahasiswa dan dosen.
Salah satu upaya untuk meyakinkan masyarakat sekaligus meningkatkan performa perguruan tinggi menurutnya adalah melalui penguatan publikasi. Terlebih di era digital saat ini, berbagai platform media mulai dari berbasis tulis, video, dan grafis bisa mudah diproduksi. Perguruan tinggi perlu menyadari bahwa kekuatan digital berperan penting dalam ‘mem-branding’ lembaga.
"Seperti acara wisuda misalnya. Walau kegiatannya kecil namun jika setiap wisudawan, keluarga, dan teman-temannya ikut membagi momentumnya di media sosial, maka hal itu secara otomatis akan menjadi sebuah promosi," kata Ketua PBNU Bidang Pendidikan ini.
Oleh karena itu di UNU Blitar, publikasi menjadi hal yang difokuskan dengan memanfaatkan berbagai media yang ada. Hal ini sudah mulai berdampak pada kepercayaan masyarakat dalam mengirimkan putra-putrinya berkuliah di UNU Blitar. Menurutnya, pada tahun 2024 ini, sudah ada ribuan pendaftar ingin berkuliah di UNU Blitar dan menjadi kampus dengan pendaftar terbanyak di Blitar.
“Dalam waktu dekat ini, UNU Blitar akan mewisuda sekitar 600 mahasiswa. Alhamdulillah jumlah mahasiswa dan lulusan terus bertambah,” katanya.
UNU Blitar sendiri didirikan pada tahun 2016 dan telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Indonesia (BAN-PT). Kampus UNU Blitar terletak di Jalan Masjid No.22, Kepanjen Kidul Blitar, Jawa Timur.
Dilansir dari EduRank terkini, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar menduduki peringkat 10670 dari 14.131 di dunia, 4339 dari 5.830 di Asia dan 336 dari 562 di Indonesia dan menjadi peringkat 1 universitas terbaik di Blitar versi EduRank 2024. UNU Blitar juga menjadi perguruan tinggi berbadan hukum NU terbaik kedua yang ada di bawah naungan PBNU.
Editor:


