Banjir Bandang Terjang Makkah, Jadi Curah Hujan Tertinggi Kedua Sejak 2022

Banjir Bandang Terjang Makkah, Jadi Curah Hujan Tertinggi Kedua Sejak 2022

Jakarta, Arina.id - Kota pesisir Jeddah di Arab Saudi dilanda banjir bandang setelah diguyur hujan sangat deras. Dalam video yang dirilis oleh Wion, banjir setinggi paha orang dewasa itu menggenangi jalanan kota tersebut.

Dikutip dari Saudi Gazette, Jumat (12/12/2025), Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mengatakan hujan akan terus turun di sebagian besar wilayah Arab Saudi.

Hujan sedang hingga lebat disertai badai yang menyebabkan banjir dan disertai hujan es serta angin kencang akan melanda Makkah, Madinah, Qassim, Riyadh, wilayah provinsi timur dan perbatasan barat.

Hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan terjadi di sebagian wilayah Hail, Tabuk dan Al-Jouf, serta di sebagian daratan tinggi barat daya. Ada juga kemungkinan kabut di sebagian besar wilayah itu.

NCM menjelaskan bahwa angin permukaan di Laut Merah akan bertiup ke arah tenggara hingga utara di bagian utara dan tengah, dan ke arah tenggara ke selatan di bagian selatan dengan kecepatan 18-40 kilometer/jam, mencapai lebih dari 50 kilometer/jam.

Kondisi laut akan sedang hingga bergelombang, dengan badai petir dan hujan diperkirakan akan terjadi di Teluk Bab el-Mandeb.

Sementara, angin di permukaan laut di Teluk Arab akan bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-35 kilometer/jam, mencapai 60 kilometer/jam. Tinggi gelombang akan berkisar dari setengah meter ke 1,5 meter, mencapai 2,5 meter dengan badai petir dan hujan di wilayah utara.

Kondisi laut akan berkisar dari tenang hingga sedang, dengan badai petir dan hujan di wilayah utara. Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mencatat curah hujan 135 milimeter di provinsi Jeddah menjadi curah hujan tertinggi kedua yang tercatat di kota tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Curah hujan tertinggi yang tercatat di Jeddah terjadi pada tanggal 24 November 2022, antara pukul 08.00 hingga 14.00 di bagian selatan kota, mencapai 179 milimeter. 

Angka ini melampaui rekor sebelumnya yaitu 90 milimeter yang tercatat pada tahun 2009, dan 111 milimeter pada tahun 2011. Curah hujan yang tinggi ini menegaskan keberhasilan proyek drainase banjir yang dilaksanakan oleh Emirat Wilayah Makkah di Jeddah.

Proyek solusi permanen untuk drainase air hujan dan banjir mencakup pelaksanaan delapan proyek seperti pembangunan lima bendungan dan perlengkapannya berupa bendungan bantu, pelimpah untuk bendungan, saluran drainase, jalan, Bendungan Wadi Ghaya, Bendungan Umm Hablain, Bendungan Wadi Daghbaj, Bendungan Wadi Buraiman, dan Bendungan Wadi Ghulail.

Proyek-proyek tersebut juga mencakup perluasan saluran drainase air hujan yang sudah ada, yaitu saluran utara, selatan, dan timur, serta pembangunan saluran drainase air hujan baru di dekat Bandara Internasional King Abdulaziz.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo