Dapur SPPG PBNU Bakal Layani Makan Bergizi Gratis 5 Juta Santri dan Siswa

Dapur SPPG PBNU Bakal Layani Makan Bergizi Gratis 5 Juta Santri dan Siswa

Arina.id - Sebanyak 1000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bakal melayani makan gizi GRATIS sekitar 5 juta santri dan siswa di bawah naungan lembaga NU. Hal ini merupakan kerja sama antara PBNU dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Seperti disampaikan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), ada lebih dari 400 pesantren NU dengan jumlah santri lebih dari 1000 orang. Sementara totalnya ada 26 ribu pondok pesantren besar dan kecil, ditambah 10 ribu sekolah madrasah di bawah naungan NU. Dapur tersebut, kata Gus Yahya, akan dibangun secara bertahap.

"Pada tahap pertama ini, ada 218 yayasan berbasis pesantren dan lembaga pendidikan di lingkungan NU yang telah masuk dalam proses di portal Badan Gizi Nasional (BGN)," kata Gus Yahya usai peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG di Pondok Pesantren Al-Hikamussalfiyah, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 29 Juli 2025.

Ia menjelaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari kerja sama PBNU dan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi santri dan pelajar di lingkungan pendidikan. Pembangunan dapur MBG ini menjadi langkah konkret PBNU mendukung program nasional. 

Dia menambahkan, hingga saat ini, sebanyak 47 titik dapur tengah dalam tahap persiapan pembangunan, 7 dapur telah selesai dibangun dan disurvei. Kemudian 1 dapur lainnya telah siap dan menunggu penunjukan Kepala Dapur yaitu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang diberi mandat mengelola operasional dapur tersebut. 

Dalam waktu dekat, PBNU akan meresmikan 10 titik SPPG yang siap beroperasi. "Kami berharap program ini dapat mempercepat pemenuhan hak dasar anak dalam mendapatkan gizi yang memadai dan berkualitas," ujarnya.

Targetnya, Gus Yahya melanjutkan, program ini rampung dan berjalan penuh mulai Agustus mendatang. Ia juga menambahkan kalau inisiatif ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cerdas dan unggul dalam menyongsong masa depan bangsa.

"Kerja sama antara PBNU dan BGN ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia," imbuhnya. Gus Yahya melanjutkan, "Kita sudah tahu bersama bahwa program ini juga menjadi salah satu program prioritas dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka."

Dalam acara tersebut turut hadir Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan, Bapak H. Sumasna, ST., MUM. mewakili Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, Ketua PBNU Alissa Wahid,  Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Syarif Munawi dan Ai Rahmayanti, Wakil Bendahara Umum PBNU M. Nuruzzaman, serta pengasuh Pesantren Al-Hikamussalfiyah.

Prosesi groundbreaking pembangunan SPPG ini  kemudian disambung dengan kegiatan Konsolidasi Syuriyah NU se Jawa Barat, yang dipimpin langsung oleh Rais Am PBNU KH Miftachul Achyar dan Katib Am KH Ahmad Said Asrori.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo