Ledakan Besar di Pelabuhan Iran, 14 Tewas dan 750 Cedera

Ledakan Besar di Pelabuhan Iran, 14 Tewas dan 750 Cedera

Arina.id -- Pelabuhan Shahid Rajaee di Iran bagian selatan diguncang ledakan hebat pada Sabtu (26/4/2025) kemarin. Sejauh dikabarkan oleh otoritas setempat ada 14 korban tewas dan lebih 750 orang terluka akibat kejadian tersebut.

Awalnya rilis kantor berita IRNA usai peristiwa ledakan, pihak Organisasi Kedaruratan Nasional Iran mengumumkan sekitar 516 orang dikabarkan cedera dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Akan tetapi jumlah itu diperbaharui oleh Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni, dengan menyebut 14 tewas dan 750 orang terluka.

"Sejauh ini 14 orang meninggal dunia dan 750 orang terluka akibat ledakan di Pelabuhan Shahid Rajaee di Bandar Abbas," kata Momeni, dikutip dari AFP.

Jumlah tersebut kemungkinan masih bisa bertambah seiring perkembangan situasi terbaru di wilayah radius ledakan.

Pelabuhan Shahid Rajaee terletak di provinsi Hormozgan selatan, atau lebih kurang 15 km di sebelah barat daya Pelabuhan Bandar Abbas di pantai utara Selat Hormuz. Posisi tersebut menjadikan Shahid Rajaee mejadi salah satu pelabuhan strategis milik Iran.

Dikabarkan oleh media setempat, sebelum peristiwa ledakan besar sempat terjadi kebakaran di area dermaga kontainer pada Sabtu (26/4/2025) siang. Laporan juga menjelaskan terdapat bahan bakar di dekat pusat ledakan.

Saksi mata menjelaskan kebakaran yang terjadi di area dermaga kontainer awalnya hanya kecil, namun lantas berkembang dengan cepat. Suhu yang tinggi ditambah akumulasi bahan bakar mudah terbakar disinyalir menjadi penyebab ledakan hebat tersebut.

Akan tetapi perusahaan penyulingan dan distribusi minyak nasional NIORDC dalam pernyataan resmi mereka, menjelaskan bahwa ledakan di pelabuhan itu tidak terkait dengan fasilitas penyulingan, tangki penyimpanan minyak, maupun fasilitas distribusi milik perusahaan mereka.

Tim tanggap darurat langsung dikirim ke lokasi kejadian. Sedangkan operasional pelabuhan dihentikan, agar pihak keamanan dapat bekerja lebih leluasa.

Menteri Dalam Negeri Iran memberi intruksi kepada otoritas Provinsi Hormozgan untuk segera menyerahkan laporan awal terkait insiden ini.

Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Aref juga langsung berkomunikasi dengan gubernur Provinsi Hormozgan dan kepala bulan sabit merah, untuk segera melakukan langkah yang diperlukan.

Tak hanya itu, otoritas bea cukai Iran juga bergerak cepat memerintahkan semua staf menahan seluruh kiriman ekspor dan impor yang menuju Pelabuhan Shahid Rajaee hingga pemberitahuan berikutnya.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo