IAIN Kudus, Peringkat 13 PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2024

IAIN Kudus, Peringkat 13 PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2024

Kudus, Arina.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus berhasil meraih posisi ke-13 sebagai PTKIN terbaik di Indonesia versi Webometrics 2024.

Webometrics adalah lembaga pemeringkat perguruan tinggi dunia yang rutin merilis hasil penilaian terhadap universitas terbaik dunia.

Dalam pemeringkatan tersebut, sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah Kementerian Agama berhasil masuk dalam daftar kampus terbaik dunia, termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus.

PTKIN sendiri merupakan perguruan tinggi Islam negeri yang meliputi Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Selain meraih posisi ke-13 sebagai PTKIN terbaik di Indonesia versi Webometrics, IAIN Kudus secara regional di Jawa Tengah, juga menempati peringkat kedua untuk kategori PTKIN.

Di tingkat nasional, kampus ini menduduki posisi 125 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, sedangkan di tingkat dunia, IAIN Kudus berada di peringkat 6.065.

Rektor IAIN Kudus, Prof H Abdurrohman Kasdi mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Terima kasih kepada Ibu dan Bapak semuanya. Semoga capaian ini barokah dan manfaat, serta menjadi spirit dan motivasi untuk capaian prestasi berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya capaian ini mencerminkan kerja keras seluruh civitas akademika IAIN Kudus dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pelayanan kepada masyarakat. Dengan posisi yang membanggakan ini, IAIN Kudus terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi kampus unggulan di tingkat nasional dan global.

Indikator Kampus Terbaik Versi Webometrics
Webometrics merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi di seluruh dunia berdasarkan tiga indikator, yakni visibility (visibilitas), openness (keterbukaan), dan excellence (keunggulan). Visibility adalah sebagai indeks penilaian yang merujuk pada pengaruh konten atau tautan domain perguruan tinggi yang diunggah di situs perguruan tinggi. 

Bobot indikator visibilitas mencapai 50 persen dari total indikator yang digunakan oleh Webometrics. Penilaian kedua, yakni openness berupa indikator yang menilai seberapa banyak penelitian dari top 310 peneliti dikutip dalam situs web. Sumber indikator berasal dari jumlah dokumen file online di bawah domain perguruan tinggi yang tertangkap oleh mesin pencari dengan bobot sekitar 10 persen.

Sementara itu, excellence merupakan penilaian terhadap jumlah makalah di antara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip pada tiap 27 disiplin ilmu berdasarkan basis data yang ada. Keunggulan atau excellence memiliki bobot 35 persen, dilihat dari jumlah artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang terdaftar di Scimago Institution Ranking dan Google Scholar.

Tahun ini terdapatp 23 perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama yang masuk 200 kampus terbaik di Tanah Air. Berikut daftar selengkapnya:

  1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Peringkat nasional: 24; Peringkat dunia: 2.055)
  2. UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Jawa Barat) (Peringkat nasional: 31; Peringkat dunia: 2.509)
  3. UIN Sunan Ampel Surabaya (Jawa Timur) (Peringkat nasional: 72; Peringkat dunia: 4.521)
  4. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Jawa Timur) (Peringkat nasional: 85; Peringkat dunia: 5.247)
  5. UIN Raden Intan Lampung (Lampung) (Peringkat nasional: 86; Peringkat dunia: 5.336)
  6. UIN Walisongo Semarang (Jawa Tengah) (Peringkat nasional: 96; Peringkat dunia: 5.572)
  7. UIN Alauddin Makassar (Sulawesi Selatan) (Peringkat nasional: 97; Peringkat dunia: 5.605)
  8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta) (Peringkat nasional: 100; Peringkat dunia: 5.671)
  9. UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi (Jambi) (Peringkat nasional: 110; Peringkat dunia: 5.826)
  10. IAIN Palangka Raya (Kalimantan Tengah) (Peringkat nasional: 111; Peringkat dunia: 5.836)
  11. IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa (Aceh) (Peringkat nasional: 122; Peringkat dunia: 5.956)
  12. UIN Raden Fatah Palembang (Sumatera Selatan) (Peringkat nasional: 123; Peringkat dunia: 5.964)
  13. IAIN Kudus (Jawa Tengah) (Peringkat nasional: 125; Peringkat dunia: 6.065)
  14. UIN Sumatera Utara (Peringkat nasional: 142; Peringkat dunia: 6.155)
  15. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten (Banten) (Peringkat nasional: 143; Peringkat dunia: 6.161)
  16. IAIN Sultan Amai (Gorontalo) (Peringkat nasional: 152; Peringkat dunia: 6.241)
  17. UIN Antasari Banjarmasin (Kalimantan Selatan) (Peringkat nasional: 157; Peringkat dunia: 6.279)
  18. IAIN Parepare (Sulawesi Selatan) (Peringkat nasional: 158; Peringkat dunia: 6.285)
  19. IAIN Syekh Nurjati Cirebon (Jawa Barat) (Peringkat nasional: 160; Peringkat dunia: 6.330)
  20. UIN Mataram (Nusa Tenggara Barat) (Peringkat nasional: 162; Peringkat dunia: 6.347)
  21. UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (Kalimantan Timur) (Peringkat nasional: 167; Peringkat dunia: 6.392)
  22. STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh (Aceh) (Peringkat nasional: 177; Peringkat dunia: 6.537)
  23. UIN Raden Mas Said Surakarta (Jawa Tengah) (Peringkat nasional: 193; Peringkat dunia: 6.709).


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo