Pilih Cinta Tanah Suci atau Tanah Air? Ini Penjelasan Versi Habib Ja'far

Pilih Cinta Tanah Suci atau Tanah Air? Ini Penjelasan Versi Habib Ja'far

Arina.id. Tanah Suci dan Tanah Air melambangkan arti yang berbeda. Bagaimana cara membedakannya? Mana yang perlu dipilih? Simak penjelasan versi Habib Husein Ja'far Al Hadar atau Habib Ja'far.

Istilah Tanah Suci dan Tanah Air merupakan dua entitas yang tentunya sangat berbeda. Tanah Suci mengacu pada tempat yang sangat penting secara geografis bagi sekelompok agama. 

Untuk umat Islam, dua Tanah Suci adalah Makkah dan Madinah. Kota ini disebut juga sebagai Haromain alias Dua Tempat Suci. Pertama adalah Makkah.

Kota Makkah dikatakan Tanah Suci lantaran Masjidil Haram dan Ka'bah. Setiap tahun umat Islam menyelenggarakan ibadah Haji dan umrah. 

Sedangkan Tanah Suci kedua adalah Madinah. Kota ini mendapat predikat Tanah Suci dikarenakan menjadi lokasi Masjid Nabawi. Banyak umat Islam yang mengunjungi Masjid Nabawi, sebuah masjid kedua yang dibangun menurut sejarah Islam dan menjadi masjid terbesar kedua di dunia. 

Sementara Tanah Air termasuk istilah yang dipakai di Indonesia untuk menyebut seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mencakup wilayah darat dan lautan. 

Tanah Air juga bisa diartikan sebagai tempat identitas budaya, bangsa, hingga suku bangsa. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tanah air memiliki pengertian negeri tempat kelahiran. 

Sebaliknya, Tanah Suci bermakna daerah atau negara yang dianggap suci oleh para penganut agama. Contohnya Makkah dan Madinah bagi umat Islam. Lalu Yerusalem untuk pemeluk agama Kristen. 

Penjelasan Habib Ja'far 

Melalui akun Tiktok @huseinjafar dengan jumlah pengikut sebanyak 3,2 juta, Habib Husein Ja'far Al Hadar atau Habib Ja'far mencoba untuk memberikan penjelasan terkait pilihan terbaik antara Tanah Suci atau Tanah Air. 

Ia memberikan judul dalam tayanan videonya itu melalui narasi berupa "Tanah Air Vs Tanah Suci? Gak kayak gitu, Bro! Tanah Air itu juga suci bagi kita (orang Indonesia), dan Tanah Suci itu jg Tanah Air (Makkah & Madinah) bagi kita (orang Islam). Kalau Arab Saudi, itu rival kita malam ini di lapangan bola. Gitu.". 

"Nih Tanah Suci dan Tanah Air itu bukan pilihan. Karena keduanya tidak bertentangan dan bukan salah satu yang harus kita pilih. Dua-duanya harus kita pilih. Sama kayak Al-Qur'an dan Pancasila. Itu bukan pilihan karena keduanya satu nafas," kata Habib Ja'far.

Katanya, Arab Saudi secara agama bukan pemilik Mekah dan Madinah sebagai Tanah Suci. Mereka, dalam hal ini Arab Saudi, bahkan menyebut dirinya sebagai Hadimul Haramain atau pelayan bagi dua kota suci Mekah dan Madinah. Pemilik asli adalah Allah SWT yang dipersembahkan kepada umat Islam untuk menjaga. 

Ibadah Haji dan Umrah memang dilakukan di Tanah Suci. Namun, ibadah kebangsaan tetap di Tanah Air dengan cara mencintai Tanah Air dan selalu mendukung perjuangan selama tidak bertentangan dengan Islam. 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo