325 Orang Ditangkap dalam Aksi Bela Palestine Action di Inggris

325 Orang Ditangkap dalam Aksi Bela Palestine Action di Inggris

London, Arina.id – Kepolisian Inggris menangkap 325 orang dalam aksi demonstrasi mendukung kelompok Palestine Action di London, Sabtu (31/10/2026). Aksi tersebut digelar menjelang sidang banding di pengadilan terkait keputusan pemerintah yang melarang kelompok tersebut.

Para demonstran menggelar aksi massa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Aksi itu berlangsung menjelang Mahkamah Agung Inggris menggelar sidang selama dua hari mulai Rabu untuk membahas keputusan pemerintah pada Juli 2025 yang menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang berdasarkan undang-undang antiterorisme.

Amerika Serikat juga menetapkan Palestine Action sebagai organisasi teroris pada Agustus lalu. Kebijakan tersebut diambil di tengah meningkatnya langkah pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap gerakan sayap kiri.

Di Inggris, penetapan tersebut memasukkan Palestine Action ke dalam daftar organisasi terlarang yang juga mencakup kelompok militan Palestina, Hamas. Keputusan itu membuat keanggotaan maupun dukungan terhadap Palestine Action menjadi tindak pidana yang dapat diancam hukuman penjara hingga 14 tahun.

Menurut data kelompok kampanye dan catatan kepolisian, kebijakan tersebut telah menyebabkan lebih dari 4.000 orang ditangkap karena menyatakan dukungan terhadap Palestine Action. Mereka yang ditangkap termasuk warga lanjut usia dan penyintas Holocaust.

"Secara keseluruhan, 325 orang ditangkap kemarin," kata Kepolisian Metropolitan London dalam keterangan yang disampaikan pada Minggu (1/11/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 320 orang ditangkap karena menyatakan dukungan terhadap organisasi terlarang berdasarkan Undang-Undang Antiterorisme.

Aksi serupa dalam skala lebih kecil juga digelar di luar Konsulat AS di Edinburgh, ibu kota Skotlandia, pada Sabtu. Namun, tidak ada demonstran yang ditangkap dalam aksi tersebut saat itu.

Kepolisian Skotlandia menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlihat mengenakan kaus dan membawa spanduk berisi dukungan terhadap organisasi terlarang.

"Penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlihat mengenakan kaus dan membawa spanduk yang menunjukkan dukungan terhadap organisasi terlarang," demikian pernyataan Kepolisian Skotlandia kepada AFP, Minggu.

Kepolisian Skotlandia menambahkan, bukti-bukti terkait aksi tersebut sedang ditinjau dan tindakan lebih lanjut akan diambil sesuai hasil pemeriksaan.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo