Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan Tewaskan 31 Orang

Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan Tewaskan 31 Orang

Arina.id - Sebuah ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri terjadi di sebuah masjid Syiah di Islamabad, Ibu Kota Pakistan, pada Jumat 6 Februari 2026. Akibat peristiwa itu sebanyak 31 orang dilaporkan tewas.

Media Geo News, seperti dikutip dari Anadolu, pelaku bom bunuh diri diduga meledakkan dirinya saat dihentikan di gerbang tempat ibadah yang terletak di pinggiran ibu kota federal. Sampai saa ini pihak berwenang masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti ledakan tersebut.

Selain 31 orang meninggal dunia, sebanyak 169 orang lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka. Ledakan terjadi di sebuah imambargah, tempat ibadah bagi Muslim Syiah, yang berada di kawasan Shehzad Town, Islamabad.

Pemerintah distrik Islamabad sempat mengonfirmasi jumlah korban tewas mencapai 31 orang melalui pernyataan di media sosial X, meski unggahan tersebut kemudian dihapus. Angka yang sama juga dilaporkan oleh sejumlah media lokal.

Otoritas setempat menyatakan status darurat diberlakukan di rumah sakit setempat seiring dimulainya operasi penyelamatan. Lokasi ledakan juga telah sepenuhnya ditutup untuk kepentingan penyelidikan.

Rekaman video yang beredar menunjukkan sejumlah korban tergeletak di lokasi kejadian setelah ledakan.

Putih menyebut teror bagai tindakan biadab

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan tersebut sebagai tindakan “biadab” dalam pesan belasungkawa yang disampaikan kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, seraya menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Pakistan.

"Pembunuhan terhadap orang-orang saat menjalankan ibadah keagamaan merupakan bukti lebih lanjut dari sifat terorisme yang biadab dan tidak berperikemanusiaan," kata Putin, seperti dilaporkan Anadolu.

Pemimpin Rusia itu mengatakan Moskow siap semakin memperluas kerja sama dengan mitra Pakistan di bidang penanggulangan terorisme, yang menandai kesiapan untuk mempererat koordinasi keamanan antara kedua negara.

Putin juga meminta agar simpati dan dukungan tulusnya disampaikan kepada keluarga serta kerabat para korban tewas, dan mendoakan kesembuhan cepat bagi seluruh korban yang mengalami luka-luka.

Kementerian Luar Negeri India juga menyatakan bahwa pengeboman tersebut harus dikecam dan menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa. New Delhi menolak klaim Islamabad mengenai keterlibatan India dalam serangan tersebut, dan menyebut tudingan itu tidak berdasar serta tidak ada artinya.

Sebelumnya, Juru Bicara Perdana Menteri Sharif, Mosharraf Zaidi, menuding serangan tersebut didalangi India, seraya menyatakan bahwa tindakan semacam itu tidak akan merusak pemulihan ekonomi maupun posisi diplomatik Pakistan.

India membantah tuduhan tersebut dan menyatakan Pakistan tidak seharusnya menipu diri sendiri dengan menyalahkan pihak lain.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo