Penyebab Penyakit Gondongan & Perbedaan dengan Gondok

Penyebab Penyakit Gondongan & Perbedaan dengan Gondok

Arina.id. Kasus penyakit gondongan dikabarkan terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Apa yang menjadi penyebab penyakit gondongan dan perbedaan dengan gondok? 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi dilaporkan mencatat 57 kasus gondongan. Sebagaimana mengutip laman RRI, hal ini sesuai dengan  laporan Puskesmas melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). 

Atas temuan tersebut, dinas terkait meminta agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kemudian turut menerapkan sistem perilaku hidup bersih dan sehat.

"Tidak berbagi peralatan mandi atau makan dengan penderita. Menerapkan etika batuk, istirahat yang cukup perbanyak air putih," beber Vevie Herawati, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi, Sabtu (16/11/2024).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebutkan peningkatan kasus anak yang mengalami penyakit gondongan di beberapa daerah masih dalam kategori terkendali.

"Sejauh ini terjadi kenaikan kasus di beberapa daerah, tetapi situasi masih dapat terkendali," ujar Aji Muhawarma, Jumat, (15/11/2024). 

Data terbaru Kemenkes menyebutkan suspek gondongan pada Rabu (13/11) adalah sebanyak 447 kasus. Secara nasional, angkanya mencapai 6.593 suspek mulai awal tahun 2024 hingga tanggal 13 November. 

Provinsi dengan kasus gondongan terbanyak secara berurutan adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DI Yogyakarta. Selanjutnya Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan. Lalu Kalimantan Selatan serta Sulawesi Tengah.

Penyebab Penyakit Gondongan

Berdasarkan situs web Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, gondongan merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. 

Infeksi virus berasal dari golongan paramyxovirus. Virus dapat masuk ke dalam tubuh. Selanjutnya yang terjadi adalah virus menetap dan berkembang biak. Ini menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada kelenjar parotis.

Virus bisa dengan mudah menyebar ke orang lain. Caranya lewat percikan ludah atau air liur yang keluar melalui mulut atau hidung

Kemungkinan terjadinya proses penyebaran virus dapat melalui cara di bawah ini:

  • Menghirup percikan lendir saat penderita batuk bersin atau berbicara.
  • Terjadi kontak langsung dengan penderita.
  • Menyentuh benda-benda yang ada di sekitar penderita. Kemudian menyentuh hidung dan mulut tanpa melakukan proses mencuci tangan terlebih dahulu.
  • Berbagi alat makan dan minum dengan penderita.

Berikut ini termasuk gejala yang bisa jadi muncul ketika seseorang mengalami gondongan :

  • Pipi bengkak. 
  • Nyeri ketika mengunyah atau menelan makanan.
  • Mengalami demam hingga 39°C.
  • Mulut kering
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi
  • Nyeri perut
  • Mudah lelah
  • Hilang nafsu makan.

Perbedaan Gondongan dan Gondok

Sejumlah kalangan menilai penyakit gondongan dan gondok merupakan situasi yang sama. Alasannya adalah keduanya dinilai memiliki kesamaan nama hingga gejala penyakit yang ditimbulkan. Selain itu, gondongan dan gondok juga terjadi di sekitar leher berupa pembesaran kelenjar. 

Menurut laman Halodoc, gondok dan gondongan merupakan penyakit yang sangat berbeda. Gondongan diakibatkan virus yang bisa membuat terjadi pembengkakan dan nyeri pada kelenjar air ludah (parotis). Di lain sisi, gondok atau goiter terjadi karena gangguan hormon tiroid. Biasanya memicu pembengkakan di leher. 

Ketika terjadi gondongan, gejala biasanya bakal menghilang dan pulih kembali dengan tempo waktu selama satu minggu. Meskipun demikian, teknik penanganan medis tetap diperlukan dan hanya bersifat membantu meredakan gejala. Infeksi akibat virus bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 5-7 hari.

Sementara gondok tidak bisa pulih dengan sendiri. Hal ini membutuhkan penanganan medis. Contohnya obat hingga tindakan operasi. Penanangan medis tentunya bisa berbeda-beda berdasarkan ukuran benjolan di leher dan tingkat gejala yang parah.


Editor:
Al-Quran Digital

Edukasi Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo