Arina.id - Umumnya menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, masyarakat Muslim di Indonesia bersiap melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman yang dikenal dengan istilah mudik. Tradisi ini dilakukan untuk berkumpul bersama keluarga, bertemu orang tua, serta mempererat silaturahim dengan kerabat dan sanak saudara.
Dalam perjalanan mudik yang sering kali menempuh jarak jauh, Islam memberikan kemudahan (rukhshah) kepada para musafir untuk melaksanakan sholat dengan cara jamak maupun qashar.
Pengertian Sholat Jamak
Secara istilah, sholat jamak berarti menggabungkan dua sholat fardhu dalam satu waktu. Sholat yang dapat dijamak adalah Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya. Jika dua sholat tersebut dikerjakan pada waktu sholat pertama, maka disebut jamak taqdim. Sedangkan jika dilaksanakan pada waktu sholat kedua, maka disebut jamak ta’khir.
Contoh Niat Sholat Jamak
1. Niat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar (dikerjakan pada waktu Dzuhur):
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli fardlad dzuhri arba'a rakaatin majmu'an bil ashri jam'a taqdimin lillahi ta'ala
Artinya: "Saya sholat fardlu Dzuhur empat rakaat dijamak dengan sholat Ashar secara jamak taqdim karena Allah Taala."
2. Niat sholat Ashar yang dijamak dengan Dzuhur pada waktu Dzuhur:
أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْظُّهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli fardlal ashri arba'a rakaatin majmu'an bid dzuhri jam'a taqdimin lillahi ta'ala
Artinya: "Saya sholat fardlu Ashar empat rakaat dijamak bersama Dzuhur secara jamak taqdim karena Allah Taala."
Jika kedua sholat tersebut dilakukan pada waktu Ashar, maka niatnya tinggal mengganti lafaz جَمْعَ تَقْدِيْمٍ dengan جَمْعَ تَأْخِيْرٍ (jamak ta’khir).
3. Niat jamak ta’khir Maghrib dan Isya (dilaksanakan pada waktu Isya):
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli fardlal Maghribi tsalatsa raka'atin majmu'an bil 'isyai jam'a ta'khirin lillahi ta'ala
Artinya: "Saya sholat fardu maghrib tiga rakaat dijamak bersama isya secara jamak ta'khir karena Allah Ta'ala."
4. Niat sholat Isya yang dijamak dengan Maghrib pada waktu Isya:
أُصَلِّى فَرْضَ العِشاَءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli fardlal Isya'i arba'a rakaatin majmu'an bil maghribi jam'a ta'khirin lillahi ta'ala
Artinya: "Saya sholat fardlu isya empat rakaat dijamak bersama maghrib secara jamak ta'khir karena Allah Taala.".
Apabila Maghrib dan Isya dikerjakan pada waktu Maghrib, maka bentuknya menjadi jamak taqdim dengan menyesuaikan lafaz niatnya.
Panduan Sholat Qashar
Selain menjamak sholat, seorang musafir juga diperbolehkan melakukan qashar, yaitu meringkas sholat yang semula empat rakaat menjadi dua rakaat. Sholat yang boleh diqashar hanya ada tiga, yaitu Dzuhur, Ashar, Isya.
Kemudahan ini berlaku bagi orang yang melakukan perjalanan jauh. Dalam literatur fikih disebutkan bahwa jarak minimal perjalanan adalah dua marhalah, yang kira-kira setara dengan sekitar 80–90 kilometer.
Contoh niat sholat qashar Dzuhur:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَصْرًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Ushalli fardhad dhuhri rak’ataini mustaqbilal qiblati qasran lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya sholat Dzuhur dua rakaat menghadap qiblat dengan cara qashar karena Allah."
Syarat-Syarat Sholat Qashar
Agar qashar sah dilakukan, beberapa syarat harus terpenuhi, di antaranya:
- Sholat yang diqashar adalah sholat empat rakaat (Dzuhur, Ashar, dan Isya).
- Perjalanan memiliki tujuan yang jelas.
- Perjalanan dilakukan untuk tujuan yang mubah, bukan maksiat.
- Jarak perjalanan mencapai sekitar dua marhalah (± 80 km).
- Telah melewati batas daerah tempat tinggal.
- Mengetahui bahwa qashar diperbolehkan dalam syariat.
- Status musafir masih berlangsung hingga sholat selesai.
- Niat qashar dilakukan saat takbiratul ihram.
- Tidak ada niat untuk menetap selama sholat berlangsung.
- Tidak bermakmum kepada imam yang melakukan sholat secara sempurna (empat rakaat).
Jamak Sekaligus Qashar
Seorang musafir juga dapat menggabungkan dua keringanan sekaligus, yaitu menjamak dan mengqashar sholat dalam satu waktu. Namun hal ini hanya berlaku pada sholat Dzuhur, Ashar, dan Isya. Contoh niat jamak taqdim sekaligus qashar Dzuhur dan Ashar:
أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْراً مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli fardlad dzuhri rak'ataini qashran majmu'an bil ashri jam'a taqdimin lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya sholat fardu dzuhur dua rakaat secara qashar dijamak taqdim dengan ashar karena Allah Ta'ala."
Dengan adanya kemudahan ini, para pemudik tetap dapat menjalankan kewajiban sholat dengan baik meskipun sedang berada dalam perjalanan jauh. Hal ini menunjukkan bahwa syariat Islam memberikan keringanan agar ibadah tetap dapat dilaksanakan tanpa memberatkan umatnya. Wallahu a‘lam.
Editor:


