Arina.id -- Dewasa ini penyakit jantung agaknya sudah tidak hanya identik dengan usia tua. Pasalnya usia setengah baya juga tidak terhindar dari risiko serangan jantung.
Dikutip dari Medical Daily pada Selasa (31/12/2024), Evan.S.Levine seorang dokter ahli jantung dari Mount Sinai Health di Scarsdale, Amerika Serikat, menyampaikan bahwa beberapa perubahan dalam gaya hidup seseorang sejatinya dapat mencegah atau mengurangi risiko serangan jantung.
Berikut rincian 10 langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko serangan jantung sebelum usia 60 tahun, yang disampaikan Evan.S.Levine:
Berhenti Merokok
Salah satu risiko paling berbahaya dari aktivitas merokok adalah penyempitan pembuluh darah di jantung. Hal ini bakal meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, juga berisiko terhadap pembentukan gumpalan yang menimbulkan serangan jantung. Seorang perokok punya risiko lebih dari 2 kali lipat untuk terkena serangan jantung.
Hindari Minuman Manis
Efek menghindari minuman manis dan bersoda, dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Mengonsumsi minuman manis tiap hari dapat meningkatkan serangan jantung, bahkan bagi orang-orang yang sejatinya sudah berolahraga teratur.
Hindari Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji yang umumnya sangat tinggi garam, gula, dan lemak tak sehat, sebaiknya segera dihindari. Mengonsumsi dengan jumlah banyak dan periode panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung.
Rutin Olahraga Minimal 30 Menit Sehari
Lakukan aktivitas fisik atau olahraga rutin minimal 30 menit per hari. Langkah ini dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengatur tekanan darah, mencegah obesitas, dan menurunkan kolesterol. Hal itu semua adalah faktor pemicu utama serangan jantung.
Rutin Cek Jantung
Lakukan pemeriksaan jantung secara rutin. Pemeriksaan kalsium jantung sangat diperlukan untuk menilai apakah ada risiko penumpukan kalsium di arteri. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat bagi seseorang dengan gangguan kolesterol tinggi, punya riwayat penyakit jantung dalam keluarga, dan faktor risiko lainnya.
Kendalikan Stres
Stres dapat meningkatkan tekanan darah serta menimbulkan gangguan hormon kortisol. Kedua hal tersebut punya dampak buruk terhadap kesehatan jantung.
Atasi Diabetes dan Hipertensi
Mengatasi kondisi terkait diabetes dan hipertensi sangat penting untuk mencegah serangan jantung. Kedua gangguan kesehatan tersebut punya andil signifikan terhadap risiko serangan jantung.
Berat Badan
Kendalikan berat badan ideal dan hindari timbunan lemak di sekitar perut. Timbunan lemak di perut bisa terkait masalah metabolik yang berpotensi meningkatkan kemungkinan serangan jantung.
Dokter Levine menekankan bahwa obesitas bakal berkaitan dengan hipertensi, kadar trigliserida tinggi, perlemakan hati, dan kadar lipid tinggi. Semua hal itu buruk untuk kesehatan jantung.
Dengarkan Saran dari Tenaga Medis
Penting untuk mendengarkan aneka saran terkait kesehatan dari tenaga medis berkualifikasi. Sementara saran dari pihak yang tidak memiliki kompetensi tidak boleh ditelan mentah, dan mesti dilakukan verifikasi lebih dulu.
Hindari Minuman Alkohol
Konsumsi minuman alkohol berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan punya efek membahayakan jantung. Membatasi atau menghindari minuman alkohol bakal lebih baik untuk kesehatan jantung.
Editor:


