Dark
Light
Dark
Light

Puncak Hari Santri 2025 Digelar di TMII Jakarta, Presiden Bakal Hadir

Puncak Hari Santri 2025 Digelar di TMII Jakarta, Presiden Bakal Hadir

Jakarta, Arina.id—Puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri 2025 akan digelar Jumat, 24 Oktober 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam perayaan ini.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Basnang Said mengatakan acara dikemas dengan nama 'Bakti Santri untuk Negeri' dan 'Kado Presiden Prabowo untuk Santri'.

"Puncak Hari Santri insyaallah sesuai arahan akan mengundang presiden dengan nama kegiatan Bakti Santri untuk Negeri dan Kado Presiden Prabowo untuk Santri," ujar Basnang kepada Arina.id, Kamis (18/9/2025) malam.

Basnang mengungkapkan Kado Presiden ini diwujudkan melalui program yang telah menjangkau pesantren, antara lain Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi santri.

"Ini kado luar biasa, tidak pernah dalam sejarah Republik ini secara masif dan massal santri diperiksa kesehatannya," kata Basnang.

Kedua, program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pesantren. Menurutnya, program ini dirasakan santri-santri khususnya yang mukim di pedesaan.

"Ada santri yang tidak bisa membayar makan mereka secara subsidi silang ditanggung oleh teman-temannya yang memang membayar," ungkapnya.

"Dengan program ini, anak-anak merasakan betul makanan yang mereka konsumsi setiap hari," imbuh Basnang.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa Hari Santri tahun ini harus menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren sebagai salah satu pilar penting pembangunan bangsa.

"Hari Santri 2025 bukan hanya menjadi simbol glorifikasi kontribusi pesantren, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui layanan kesehatan gratis bagi para santri,”ujar Amien di Jakarta⁩.

Peringatan Hari Santri 2025 memiliki arti istimewa. Tahun ini menandai satu dekade sejak Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri ditetapkan. Momen 10 tahun ini diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan juga ruang refleksi sekaligus penegasan komitmen pemerintah terhadap dunia pesantren.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo