Jakarta, Arina.id—Kementerian Agama menyiapkan sajian khusus pada Peringatan 10 tahun Hari Santri yang mengangkat tema Mengawal Kemerdekaan Indonesia, Menuju Peradaban Dunia.
Agenda yang disiapkan mulai dari Halaqah Ulama, Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipusatkan di Jawa Timur.
"Insyaallah hari Senin, 22 September 2025 akan melakukan launching Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang," ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Basnang Said dihubungi Arina.id, Kamis (18/9/2025) malam.
Basnang membeberkan alasan kegiatan launching Hari Santri 2025 akan dipusatkan di Jombang, Jawa Timur. Hal ini merujuk Keputusan Presiden tentang hari santri yang dikeluarkan pada 20 Oktober 2015 di Jombang.
"Hari ini, 10 tahun Hari Santri maka kita akan kembalikan ke asal muasal resolusi jihad yang menjadi dasar kemudian dijadikannya hari santri," kata Basnang.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dijadwalkan hadir untuk meninjau langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Ada empat pesantren yang akan kami tinjau CKG-nya yakni Pesantren Tebuireng, Pesantren Tambakberas, Denanyar dan Pesantren Peterongan," kata Basnang.
Sementara itu, untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pesantren dipusatkan pada dua pesantren yakni Pesantren Tambakberas dan Pesantren Denanyar.
"Bersamaan dengan itu dilakukan halaqah ulama yang dilaksanakan di Ma'had Aly Tebuireng," imbuhnya.
Pesantren Award
Kementerian Agama juga akan mengumumkan finalis Pesantren Award 2025 dari berbagai kategori yang akan diberikan kepada kepala daerah, gubernur, wali kota, bupati yang telah menunjukkan komitmen, loyalitas, dan dedikasinya kepada pesantren.
"Kita sedang mempersiapkan. Menag akan memberikan penghargaan dalam bentuk pesantren award," tuturnya.
Kategori lain yakni Santri insirpiratif, santri berprestasi, pesantren inspiratif tentu kemudian ada penghargaan seperti tokoh ulama yang telah menunjukkan bakti nyata bagi perkembangan pesantren.
"Terobosan ini menjadi bagian komitmen pesantren, santri, dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan inovasi serta kontribusi nyata bagi masyarakat," jelasnya.
Sementara itu kegiatan Upacara Hari Santri akan digelar pada 22 Oktober 202 di Kantor Kementerian Agama Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Editor: Kendi Setiawan


