Dark
Light
Dark
Light

Kelompok Pro-Israel Bakal Pelototi Kerja Zohran Mamdani Sebagai Wali Kota New York Muslim Pertama

Kelompok Pro-Israel Bakal Pelototi Kerja Zohran Mamdani Sebagai Wali Kota New York Muslim Pertama

Arina.id - Wali Kota New York terpilih, Zohran Mamdani, telah mengumumkan tim transisi pemerintahannya. Ia berjanji bakal membentuk pemerintahan yang cakap dan penuh kasih sayang untuk memimpin kota dan merealisasikan janji kampanyenya menjadi kebijakan.

Mamdani mengatakan dalam pernyataan singkatnya pada hari Rabu, 05 November 2025, bahwa ia akan beralih dari "puisi" kampanye ke "prosa" pemerintahan yang indah.

"Dalam beberapa bulan mendatang, saya dan tim akan membangun balai kota yang mampu mewujudkan janji-janji kampanye ini," ujarnya di depan para pendukungnya, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis 06 November 2025.

"Kami akan membentuk pemerintahan yang cakap dan penuh kasih sayang, berintegritas, dan bersedia bekerja keras seperti jutaan warga New York yang menjadikan kota ini sebagai rumah mereka."

Mamdani mengatakan tim transisi yang seluruh anggotanya perempuan itu akan dipimpin oleh empat ketua bersama, termasuk mantan kepala Komisi Perdagangan Federal (FTC), Lina Khan, seorang advokat antimonopoli terkemuka.

Pada Selasa lalu, 04 November 2025, sosialis demokrat berusia 34 tahun itu telah mengalahkan mantan Gubernur Demokrat Andrew Cuomo yang didukung oleh Presiden Donald Trump, dan calon dari Partai Republik Curtis Sliwa untuk menjadi wali kota Muslim pertama di kota itu.

Setelah kemenangan tersebut, Mamdani bakal resmi menjabat pada 1 Januari 2026. Pemilihan wali kota New York memiliki implikasi yang jauh melampaui kota itu sendiri. Hal ini dipandang sebagai cerminan pertarungan antara kaum Demokrat progresif dan kaum sentris yang pro-Israel.

Kampanye Mamdani difokuskan pada jangkauan kebijakan pro-rakyat dan berjanji untuk memperluas program sosial guna membantu keluarga yang kesulitan. Rencana Mamdani ini termasuk menghapuskan tarif bus umum, membekukan sewa rumah yang disubsidi pemerintah, dan menyediakan penitipan anak gratis bagi warga.

Agenda Mamdani akan memerlukan kerja sama dengan para pemimpin negara untuk meningkatkan pajak dari para pembayar pajak tertinggi guna mendanai program-programnya.

ADL akan 'memantau' pemerintahan Mamdani

Meskipun kampanye Mamdani difokuskan di New York, pembelaannya terhadap hak-hak Palestina telah menjadi pusat perhatian serius di Amerika Serikat. Liga Anti-Pencemaran Nama Baik (ADL), sebuah kelompok pro-Israel, mengatakan akan memantau kerja wali kota muslim pertama New York tersebut.

Mereka bakal meluncurkan program bernama: "inisiatif komprehensif untuk melacak dan memantau kebijakan dan penunjukan personel pemerintahan Mamdani yang akan datang di New York."

CEO ADL Jonathan Greenblatt melontarkan tuduhan anti-Semitisme yang tidak berdasar kepada Mamdani, dengan mengatakan bahwa wali kota terpilih tersebut menunjukkan permusuhan yang kuat terhadap Israel.

"Kami berharap wali kota dengan populasi Yahudi terbesar di dunia ini akan tegas menentang anti-Semitisme dalam segala bentuknya dan mendukung semua penduduk Yahudi sebagaimana ia mendukung semua konstituen lainnya," kata Greenblatt.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban pemerintahan Mamdani terhadap standar dasar ini."

Mamdani telah mengkritik Israel atas pelanggaran hak asasi manusianya. Ia juga berjanji untuk melindungi warga Yahudi New York, dan selama kampanye, ia bertemu dengan para pemimpin komunitas Yahudi.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo