Arina.id - Kemenangan besar diraih Partai Demokrat dalam sejumlah pemilihan kepala pemerintahan negara bagian Amerika Serikat (AS). Demokrat menang atas Republik dalam pemilihan di Virginia, New Jersey, New York City, dan California.
Apalagi kemenangan Demokrat dalam pemilu tersebut terjadi di tengah kepemimpinan Presiden Donald Trump yang juga politisi Partai Republik.
Paling menyita publik dunia tentu kemenangan Zohran Mamdani dalam pemilihan wali kota New York City. Mamdani akan mengukir sejarah sebagai wali kota Muslim pertama di New York dan orang Asia Selatan pertama yang memegang jabatan tersebut.
Sementara kolega Mamdani sesama politisi Demokrat, Abigail Spanberger diprediksi bakal menang dalam pemilihan Gubernur Virginia, sedangkan Mikie Sherrill akan mengalahkan sekutu Trump, Jack Ciattarelli, dalam pemilu di New Jersey. Lalu Ghazala Hashmi diprediksi menang di California.
Spanberger akan menjadi gubernur perempuan pertama di Virginia, dan Sherrill akan menjadi gubernur perempuan pertama dari Partai Demokrat di New Jersey. Ghazala Hashmi dari Partai Demokrat diproyeksikan menjadi perempuan Muslim pertama di negara bagian California.
Trump dalam unggahan di media social Truth-nya sempat mengatakan, kekalahan pemilu ini dipandang sebagai ujian elektoral besar pertama di masa jabatan periode kedua. Trump juga menyalahkan kekalahan Partai Republik akibat shutdown kantor pemerintahan dan ketidakhadirannya dalam pemungutan suara.
Sementara itu Wali Kota New York City terpilih, Zohran Mamdani, memuji para pemilihnya karena memilih harapan di tengah iklim politik saat ini.
Dalam pidato kemenangannya malam ini, Mamdani berbicara kepada setiap warga New York terlepas dari siapa yang mereka pilih, serta mereka "yang melihat politik saat ini terlalu kejam untuk menyalakan api harapan."
"New York, kami telah menjawab ketakutan itu. Malam ini kami telah berbicara dengan suara yang jelas," kata Mamdani sambil menegaskan bahwa "harapan itu masih hidup dan kemenangan yang diproyeksikannya adalah buktinya."
"Meskipun kita memilih sendiri, kita memilih harapan bersama. Harapan atas tirani, harapan atas uang besar dan ide-ide kecil, harapan atas keputusasaan," ujarnya.
Editor: Muhammad Taufiq


