Dark
Light
Dark
Light

Petugas Haji Diminta Profesional dan Ramah, Dukung Inovasi Tanazul di Mina

Petugas Haji Diminta Profesional dan Ramah, Dukung Inovasi Tanazul di Mina

Tangerang, Arina.id — Para calon petugas haji Indonesia hendaknya dapat menjalani semua proses orientasi agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam melayani jemaah.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal PHU, Hilman Latief f saat membuka seremonial pembukaan Oreritasi PPIH Arab Saudi Terintegrasi 1446 H /2025 M, Tangerang, Cipondoh, Minggu (4/5/2025).

"Semoga semua petugas bisa menjalani proses ini. Kuatkan mental sebagai pelayan jemaah haji," kata Hilman Latief.

Dia mengingatkan agar petugas jangan sekali-kali membentak jemaah atau bersuara keras. "Layani jemaah dengan baik dan lembut," sambung Hilman Latief.

Selain itu para calon petugas juga diingatkan untuk menjaga emosi dan menjaga fisik, karena para petugas adalah duta Indonesia dan pelayan tamu Allah.

Pada kesempatan yang sama Direktur Bina Haji Umroh Musta'in Ahmad menyampaikan bahwa calon petugas haji yang melaksanakan oerientasi hari ini sebanyak 612 orang yang terdiri dari berbagai instansi/lembaga.

"Semoga para petugas haji ini, dapat meningkatkan kualitas layanan jemaah haji dan dapat memberikan rekomendasi perbaikan layanan haji di masa mendatang," kata Musta'in.

Sementara Kapus Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo menyampaikan agar seluruh petugas bisa bekerja sama secara profesional dan bisa berkoordinasi, berkolaborasi dengan teman-teman para petugas.

"Semua petugas itu sama-sama pelayan. Untuk meyani jemaah. Baik dari TNI/Polri, Kementerian, ataupun dari Kesehatan, semua harus bisa mecegah kegiatan yang membuat terganggu kesehatan jemaah," pesan Liliek Marhaendro Susilo.

Sekretaris Utama BPH, Teguh Dwi Nugroho juga menyampaikan agar seluruh petugas bisa memberi keramahtamahan kepada jemaah. Melayani jemaah harus menampilkan gesteur yang gembira.

"Kita satu yakni PPIH Arab Saudi, semua harus tolong menolong dan saling membantu satu sama lain. Selamat bertugas, jaga kesehatan," tandas Teguh Dwi Nugroho.

Sukseskan Program Tanazul
Tahun 2025 ini Kementerian Agama juga akan memberlakukan program Tanazul dalam rangkaian puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Karena itu petugas haji diminta untuk menyukseskan program Tanazul sebagai upaya mengurangi kepadatan jemaah haji di Mina.

Plt. Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Faisal Ali Hasyim mengemukakan, program Tanazul berlaku pada ibadah mabit di Mina. "Kami minta petugas haji menjadi agen inovasi Tanazul mabit di Mina," kata Faisal.

Inovasi tanazul ini bertujuan mengurangi kepadatan jemaah haji saat mabit atau menginap di tenda Mina. Dengan skema Tanazul, jemaah yang tinggal di hotel dekat area jamarat atau tempat lontar jumrah akan kembali ke hotel dan tidak menempati tenda di Mina.

Tanazul ini diberlakukan setelah kesuksesan program Murur di Muzdalifah pada musim haji 1445 H/2024 M. Murur merupakan inovasi dalam manajemen pergerakan jemaah haji saat puncak ibadah.

Dengan skema ini, jemaah haji tak harus turun di Muzdalifah, namun cukup dengan dilakukan dengan melewati Muzdalifah tanpa turun dari bis dan kemudian langsung menuju Mina. Skema Murur ini tetap akan diberlakukan pada penyelenggaraan haji 1446 H.

Disiplin
Komitmen petugas haji dalam melaksanakan tugasnya, lanjut Faisal, adalah patuh, taat dan disiplin dalam menjalankan tugas di bawah Komando Menteri Agama RI selaku Amirul Hajj. "Kami ingin semua petugas disiplin dan zero pelanggaran," tegasnya.

Untuk menjalankan tugas dengan maksimal, petugas diimbau selalu menjaga kesehatan dan senantiasa bersikap profesional agar mampu memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia.

"Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah agar memberikan kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan tugas dan pengembangan haji tahun ini sukses," tandasnya.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo