Jakarta, Arina.id – Terdapat tujuh dosa besar yang dapat memengaruhi jati diri setiap manusia di muka bumi ini. Bahkan, jika dibiarkan, dosa-dosa tersebut bisa memengaruhi kepribadian umat Islam.
Ketujuh dosa besar tersebut adalah kemarahan, kerakusan, ketamakan, kemalasan, hawa nafsu, iri hati, dan kesombongan.
Analis Kebijakan PBALK2 Kementerian Agama, Maudy Mishfanny mengingatkan dengan berpuasa, kita dapat terhindar dari tujuh dosa tersebut.
"Pertama, kita bisa terhindar dari dosa malas karena di bulan suci Ramadan ini kita akan lebih aktif bergerak, dan pahala yang kita dapatkan akan dilipatgandakan," kata Maudy dalam tayangan 'Tujuh Dosa Besar Manusia ' pada akun YouTube Arina Media Official.
Kemudian, lanjut Maudy, seorang Muslim yang berpuasa dituntut untuk bisa menahan hawa nafsu, seperti hawa nafsu terkait seksualitas, hawa nafsu serakah atau tamak, dan hawa nafsu untuk makan atau minum.
"Dengan berpuasa, kita juga dapat menahan diri agar tidak iri hati, yang dapat menimbulkan api di hati dan memicu kemarahan," lanjutnya.
Apabila Umat Islam dapat menahan enam dari tujuh dosa tersebut, maka mereka dapat terhindar dari dosa yang paling berat dan paling besar, yaitu sifat kesombongan.
Hal ini sebagaimana telah difirmankan oleh Allah Swt dalam Surat Az-Zumar ayat 72: Qiladkhulu abwaba jahannama khalidîna fîha, fa bi'sa matswal-mutakabbirîn.
Artinya, "Dikatakan (kepada mereka), “Masuklah pintu-pintu (neraka) Jahanam (untuk tinggal) di dalamnya selama-lamanya!” Maka, (neraka Jahanam) itu seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang takabur.
"Semoga dengan berpuasa kita bisa terhindar dari tujuh dosa tersebut dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga pada Idul Fitri nanti, kita bisa kembali menjadi manusia yang suci," pungkas Maudy.
Editor: Kendi Setiawan


