Jakarta, Arina.id — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan World Moslem Studies Center (Womester) memperkuat kemitraan internasional melalui penandatanganan kerja sama yang berlangsung pada Rabu (3/12/2025).
Pertemuan tersebut tak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga momentum penting dalam pematangan rencana penyelenggaraan konferensi ilmiah internasional tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat FSH itu dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I Prof Ahmad Tholabi, Dekan FSH Prof.Muhammad Maksum, dan Wakil Dekan III Prof Kamarusdiana, serta para ketua program studi dan pejabat terkait.
Dari pihak Womester hadir Direktur Prof KH M Noor Harisudin, Deputi Direktur Kiai Moh Romli, Bendahara Umum M Khanif, dan anggota Muchimah. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif.
Menuju Konferensi Internasional 2026
Dalam dialog kedua lembaga, agenda global menjadi sorotan utama. Direktur Womester, Prof Haris, mengungkapkan rencana besar lembaga tersebut untuk menyelenggarakan International Conference 2026 di Maroko, yang akan dirangkaikan dengan kunjungan kebudayaan ke Portugal dan Spanyol.
“Kami berharap UIN Jakarta dapat menjadi mitra penyelenggara dan berkolaborasi dalam event global tersebut,” ujarnya. Ia menyebutkan bahwa Womester selama ini konsisten mengembangkan jejaring internasional melalui pengabdian, pendidikan, dan riset di berbagai negara, mulai dari Taiwan, Australia, Hong Kong, Jepang, hingga Jerman.
Rencana konferensi internasional tersebut mendapat sambutan positif dari pihak UIN Jakarta.
Komitmen FSH dalam penguatan jejaring global
Dekan FSH, Prof Maksum, menegaskan bahwa kerja sama antara FSH dan Womester telah terbangun dalam berbagai agenda produktif, termasuk bedah buku pada 2024. Ia menyambut baik arah kolaborasi baru yang lebih luas.
“Kami sangat berterima kasih atas jalinan kerja sama dengan Womester. Semoga langkah kolaboratif ini dapat kita perluas dan wujudkan dalam program-program yang lebih produktif di masa depan,” ujar Prof Maksum, yang juga Ketua Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.
Wakil Rektor I, Prof Tholabi Kharlie, turut menegaskan dukungan penuh universitas terhadap rencana kolaborasi internasional tersebut.
“Semoga kerja sama ini berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.
Dorong publikasi dan penguatan fikih komunitas global
Selain agenda konferensi, Womester juga berkomitmen memperkuat produktivitas akademik, khususnya dalam publikasi ilmiah mengenai Fiqh al-Aqalliyat dan pedoman fikih bagi komunitas Muslim di berbagai negara.
Isu ini dinilai strategis mengingat kebutuhan masyarakat Muslim minoritas dalam menghadapi tantangan keagamaan di luar negeri.
Editor: Kendi Setiawan


