Jakarta, Arina.id - Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendukung langkah Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit untuk sikat abis premanisme yang meresahkan masyarakat. Imbauan Kapolri terhadap jajaran kepolisian sudah cukup jelas untuk tidak ragu menindak tegas semua aksi premanisme maupun kejahatan lainnya yang sudah mengganggu dan membuat masyarakat tidak nyaman agar ditindak semua tanpa pandang bulu.
Presiden Petisi Ahli Pitra Romadoni Nasution, menilai Kapolri begitu serius dan cepat tanggap dalam menyerap aspirasi masyarakat, perintah pemberantasan aksi-aksi kejahatan dan premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu iklim investasi tersebut sudah cukup jelas perintahnya, dimana Kapolri sudah menginstruksikan jajaran di bawahnya menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan serentak.
Hal tersebut, kata dia, telah tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia. "Dimana operasi memberantas aksi premanisme ini telah dimulai serentak dari tanggal 1 Mei 2025 lalu yang bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh di Indonesia," katanya dalam siaran pers yang diterima Arina.id, Minggu (18/05/2025).
Petisi Ahli menghimbau masyarakat agar tidak takut melawan aksi premanisme dan dijaman serba tekhnologi sekarang, tindakan-tindakan premanisme tersebut bisa langsung divideokan dan dilaporkan kepada Polri diwilayah dan daerah masing-masing baik secara offline maupun online dengan menghubungi Call Center Polri.
"Saya kira arahan pak kapolri sangat jelas, untuk melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat, memelihara kamtibmas serta menegakkan hukum di tengah-tengah masyarakat sehingga mengeluarkan TR kepada seluruh jajaran kepolisian di wilayah republik indonesia," ujarnya.
Kemudian, ia melanjutkan, Petisi Ahli juga mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dijalankan oleh Polri, karena itu merupakan salah satu bentuk komitmen dari Polri untuk memberantas aksi-aksi premanisme dan kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat tanpa pandang buluh mau ada bekingan atau tidak ada sikat abis sampai ke akar akarnya.
Pitra menilai bahwa Kapolri tidak main-main terhadap hal tersebut. "Kita mengimbau para preman diseluruh tanah air dari sabang sampe merauke untuk mengurungkan niat jahatnya agar tidak menyakiti dan melukai hati masyarakat karena akan berpotensi ditangkap dan dihabisi oleh Polri dimanapun berada, bekerjalah dengan humanis dan jadilah warga negara yang baik dan taat hukum serta jadilah pelopor pembangunan negeri untuk indonesia adil dan makmur."
Editor: Muhammad Taufiq


